Baru saja menemukan salah satu kisah bersejarah yang benar-benar membuatmu berpikir tentang bagaimana orang biasa bisa berakhir dalam keadaan luar biasa. Kasus Elisabeth Becker sangat menghantui dalam cara itu.



Dia hanyalah seorang gadis dari Neuteich ketika bergabung dengan Liga Gadis Jerman pada usia 13 tahun. Seperti banyak orang muda di era itu, dia terjebak dalam sistem - bekerja sebagai kondektur trem, administrator kantor, asisten pertanian. Pekerjaan biasa. Kemudian pada tahun 1944, dia direkrut oleh SS dan dikirim ke kamp konsentrasi Stutthof untuk pelatihan. Pada September 1944, dia menjadi penjaga wanita yang mengawasi tahanan Polandia.

Apa yang membuat saya terkesan saat membaca ini adalah betapa besar Stutthof sendiri - sekitar 110.000 orang ditahan di sana, dengan lebih dari 60.000 kematian. Itu adalah salah satu kamp konsentrasi paling awal di wilayah yang diduduki. Selama empat bulan sebelum evakuasi pada Januari 1945, Becker secara pribadi memilih setidaknya 30 tahanan wanita Polandia untuk kamar gas. Dia juga ikut serta dalam kekejaman harian - memaksa tahanan melakukan kerja paksa yang melelahkan, menggali, membawa beban, semuanya. Kemudian datang evakuasi jalan kematian, di mana lebih banyak orang meninggal di bawah pengawasannya.

Setelah perang berakhir, pasukan Sekutu tidak main-main. Pengadilan Stutthof dibuka di Danzig pada 25 April 1946, dengan tribunal gabungan Soviet-Polandia. Becker diadili bersama staf kamp lainnya. Kesaksian penyintas dan catatan kamp menggambarkan gambaran yang jelas. Dia awalnya mengaku memilih tahanan untuk kamar gas tetapi kemudian menarik kembali. Tidak peduli - pengadilan menyatakan dia bersalah atas kejahatan terhadap kemanusiaan.

Yang menarik adalah bagaimana sistem tetap berjalan bahkan setelah hukuman. Dia menulis kepada Presiden Polandia meminta belas kasihan, mengklaim usianya dan masa dinasnya yang singkat. Permintaannya ditolak. Meskipun ada beberapa rekomendasi untuk pembebasan bersyarat, hukuman tetap berlaku. Pada 4 Juli 1946, eksekusi dilakukan secara terbuka - ribuan warga setempat menyaksikannya. Mereka menggunakan truk untuk menarik tali. Becker dieksekusi pada usia hanya 22 tahun.

Dia adalah salah satu dari sekitar 3.500 penjaga wanita di kamp konsentrasi Nazi. Kasus Elisabeth Becker menjadi contoh perwakilan tentang bagaimana orang muda terseret ke dalam sistem ini. Hari ini, Stutthof adalah museum, dan dokumen pengadilan kasusnya diarsipkan sebagai catatan sejarah. Ini adalah pengingat yang menyedihkan tentang bagaimana propaganda dan sistem ekstrem dapat mengubah individu biasa menjadi pelaku kejahatan. Kisahnya dipertahankan bukan untuk membanggakan, tetapi untuk memastikan kita memahami bagaimana semuanya bisa terjadi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan