Baru-baru ini saya mempelajari sesuatu yang menarik dalam perdagangan kripto - ternyata, matematikawan sudah lama menemukan cara untuk mengoptimalkan distribusi modal saat bertaruh. Ini disebut sebagai kriteria Kelly, dan jujur saja, banyak trader bahkan tidak pernah mendengarnya, meskipun penggunaannya bisa sangat efektif.



Semua dimulai pada tahun 1956, ketika John L. Kelly Jr. bekerja di Bell Laboratories. Rumusnya awalnya dirancang untuk mengoptimalkan sinyal dalam komunikasi jarak jauh, tetapi kemudian matematikawan Edward Thorp menyadari bahwa logika yang sama dapat diterapkan untuk menghitung kartu dalam blackjack. Setelah itu, kriteria Kelly mulai menyebar di industri keuangan, terutama di tahun 80-an, ketika para investor menyadari kekuatannya dalam pengelolaan portofolio.

Intinya sederhana: rumus f* = (bp - q)/b membantu menghitung persentase modal yang harus dipertaruhkan pada sebuah transaksi tertentu. Di sini, f adalah bagian dari modal, p adalah probabilitas menang, q adalah probabilitas kalah (yaitu 1 dikurangi p), dan b adalah rasio keuntungan dari transaksi tersebut. Ide utamanya adalah meminimalkan risiko kebangkrutan finansial sekaligus memaksimalkan pertumbuhan jangka panjang.

Dalam perdagangan kripto, ini bekerja seperti ini: pertama, kamu menganalisis pasar, menentukan probabilitas bahwa harga aset akan bergerak ke arah yang diinginkan. Misalnya, kamu yakin 60% bahwa koin akan naik, dan rasio keuntungan adalah 2 banding 1. Kamu masukkan ke dalam rumus kriteria Kelly: f* = (2 × 0,6 - 0,4) / 2 = 0,4. Jadi, secara optimal, kamu harus mempertaruhkan 40% dari modalmu pada posisi ini.

Keunggulannya jelas: kriteria Kelly memberikan pendekatan sistematis untuk menentukan ukuran posisi, membantu menghindari risiko berlebihan, dan mendorong perdagangan disiplin dengan fokus pada pertumbuhan jangka panjang. Ini sangat berharga di pasar kripto yang volatil, di mana satu taruhan yang salah bisa secara serius merugikan modal.

Namun, ada juga batasan serius. Di pasar kripto, probabilitas sangat sulit dihitung secara akurat - harga melonjak karena berita, regulasi, atau sekadar sentimen massa. Kriteria Kelly tidak mempertimbangkan faktor eksternal ini. Selain itu, jika kamu menerapkan rumus ini terlalu literal, dalam periode volatilitas tinggi, kamu bisa mengalami kerugian besar yang cepat menggerogoti modalmu. Banyak trader menggunakan setengah atau seperempat dari kriteria Kelly karena alasan ini - agar lebih konservatif.

Ada juga model Black-Scholes, yang sering disalahartikan sebagai bagian dari kriteria Kelly. Tapi ini adalah alat yang berbeda: Black-Scholes digunakan untuk penetapan harga opsi, sedangkan kriteria Kelly untuk menentukan ukuran taruhan. Keduanya saling melengkapi dalam pengelolaan risiko.

Dalam praktiknya, kriteria Kelly membutuhkan penilaian ulang secara terus-menerus. Pasar berubah, estimasi probabilitasmu harus diperbarui. Komisi, slippage, faktor psikologis - semua ini harus dipertimbangkan dan disesuaikan dalam rumus. Penggunaannya harus didukung oleh manajemen risiko yang serius dan analisis pasar yang konstan, bukan sebagai solusi universal.

Pada dasarnya, kriteria Kelly adalah alat yang kuat bagi mereka yang bersedia memahami secara mendalam transaksi mereka dan secara jujur menilai probabilitas. Tapi dalam kripto, ini membutuhkan pengalaman dan kehati-hatian.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan