Saya memperhatikan dinamika yang menarik di awal tahun — kapitalisasi emas meningkat sekitar 6 triliun dolar. Untuk konteks, ini lebih besar daripada seluruh penilaian Nvidia pada bulan Januari. Momen yang menarik: kapitalisasi emas terus tumbuh di tengah apa yang secara tradisional dianggap sebagai aset krisis.



Alasannya jelas. Pertama, bank sentral tidak berhenti membeli emas — ada permintaan lebih dari 800 ton. Kedua, ETF ritel melihat arus masuk modal. Ditambah lagi risiko geopolitik dan perang tarif — semua ini mendorong orang ke aset yang aman. Harga spot emas bertahan di sekitar 5500 dolar per ons.

Yang menarik adalah — bitcoin tidak berkorelasi dengan ini. Sejak pertengahan 2025, BTC berjalan sendiri, terlepas dari pergerakan emas. Saat ini bitcoin diperdagangkan sekitar 81K, dan ini adalah cerita yang sama sekali berbeda. Kapitalisasi emas tumbuh karena ketakutan dan keamanan, sedangkan kripto bergerak berdasarkan faktor pendorong yang sama sekali berbeda.

Secara umum, jika melihat portofolio, diversifikasi antara aset aman tradisional dan kripto menjadi semakin relevan. Keduanya berfungsi, tetapi berdasarkan logika yang berbeda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan