Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Kali ini kunjungan Trump ke China sama sekali bukan pertunjukan politik, melainkan kedua negara AS dan China sama-sama merasa canggung hingga puncaknya, harus duduk bersama untuk memadamkan api. Keduanya sama-sama kesulitan, masing-masing menghitung urusannya sendiri, tidak ada yang benar-benar mendapatkan keuntungan mutlak.
Amerika: Terburu-buru mencari "perpanjangan hidup", semua karena tekanan nyata
1. Ekonomi tidak mampu lagi menanggung: bunga utang negara hampir melebihi anggaran militer, tarif bea masuk meningkat 5 kali lipat, hampir 90% biaya ditanggung sendiri; eksportir mengalihkan jalur "mencuci", akhirnya tetap rakyat yang membayar.
2. Terhambat di bidang teknologi tinggi: tanah jarang, chip, komponen kunci tidak bisa lepas dari China, ingin "lepas" dengan tarif bea masuk, tidak bisa menemukan pengganti yang setara, hanya bisa negosiasi.
3. Pertumbuhan sepenuhnya bergantung AI: investasi AI menyumbang 4% dari PDB, tetapi menyumbang 92% pertumbuhan, imbal hasil tidak sebanding, risiko terkonsentrasi di sedikit perusahaan.
4. Perhitungan Trump: kunjungan ke China untuk mendapatkan pesanan besar + membuka pasar, agar China lebih banyak membeli, memenuhi janji kampanye, menarik suara, menyelamatkan industri domestik AS.
Kedua, China: juga sedang dalam "masa sakit", memanfaatkan peluang untuk menstabilkan situasi besar
1. Kuat dalam manufaktur tetapi sulit bertransformasi: mampu dalam ekspor dan rantai pasok, tetapi permintaan global lemah, perlindungan perdagangan meningkat, industri tradisional mengalami kompetisi internal, industri baru belum sepenuhnya mengambil alih.
2. Permintaan dalam negeri tidak kuat: rakyat punya uang tapi takut membelanjakannya, kapasitas produksi cukup tapi konsumsi lemah, kue besar tapi merasa tidak cukup mendapatkan bagian.
Permintaan utama: stabilkan perdagangan luar negeri, stabilkan investasi asing, berjuang menurunkan tarif bea masuk, mengatasi blokade teknologi, memberi waktu dan mengurangi tekanan untuk transformasi domestik.
Ketiga, satu kalimat yang menyingkap semuanya: saling membutuhkan, saling membantu darurat
Amerika: dalam keadaan lemah, bergantung utang + AI, kesejahteraan rakyat buruk, teknologi tinggi terhambat, minta China menyelamatkan ekonomi, menstabilkan suara di pemilu.
China: fondasi stabil, manufaktur kuat, tetapi mengalami rasa sakit dalam transformasi, permintaan dalam negeri kurang, memanfaatkan relaksasi dan stabilisasi eksternal, menjaga pertumbuhan.
Esensinya: bukan soal siapa yang menang atau kalah, melainkan dua negara besar yang sedang canggung, mengandalkan diplomasi untuk sementara waktu memecah kebekuan dan saling menopang.