Memutuskan untuk memahami arbitrase cryptocurrency sebagai cara mendapatkan penghasilan. Jujur, sejauh ini lebih banyak pertanyaan daripada jawaban, tapi intinya saya suka. Ide utamanya sederhana — mata uang kripto memiliki harga yang berbeda di berbagai platform, dan dari perbedaan ini bisa mendapatkan keuntungan. Membeli dengan harga lebih murah di sana, menjual lebih mahal di sini, dan itulah pendapatanmu. Mengapa perbedaan seperti itu muncul? Ternyata, ada beberapa alasan. Di berbagai bursa, jumlah trader aktif berbeda, harga diperbarui dengan penundaan, ditambah lagi di negara yang berbeda ada hukum dan permintaan sendiri. Semua ini menciptakan peluang untuk arbitrase cryptocurrency.



Jenis arbitrase ada beberapa, dan saya belum sepenuhnya menentukan mana yang akan dipilih. Yang pertama — antar bursa. Di sini semuanya jelas: membeli di satu platform, mentransfer ke platform lain, dan menjual lebih mahal. Misalnya, Bitcoin di satu bursa besar lebih murah daripada di platform kompetitor — itu saja skemanya.

Jenis kedua — arbitrase intra-bursa. Di sini kamu tidak melompat antar platform, melainkan bekerja di dalam satu platform. Melihat pasangan perdagangan yang berbeda — mungkin ETH lebih murah dalam USDT daripada ETH dalam BTC, dan kamu mengkonversi satu ke yang lain, mendapatkan keuntungan dari perbedaan tersebut.

Jenis ketiga — arbitrase segitiga. Ini saat kamu melakukan rangkaian pertukaran di satu bursa: USDT ke Bitcoin, Bitcoin ke Ethereum, Ethereum kembali ke USDT. Jika pasangan-pasangan tersebut salah dinilai, kamu akan kembali dengan keuntungan.

Jenis keempat — arbitrase regional. Membeli cryptocurrency di satu platform, lalu menjualnya secara lokal di negara lain melalui P2P, mendapatkan keuntungan dari perbedaan kurs dan permintaan.

Dari mana harus mulai? Pertama — perlu akun di beberapa bursa. Ini jelas, tapi pertanyaannya, platform mana yang harus dipilih. Kedua — mengisi saldo dengan stablecoin seperti USDT atau USDC, ini paling nyaman. Ketiga — terus memantau harga. Ada situs dan bot khusus yang mengikuti perbedaan kutipan.

Keempat — dan ini sangat penting — menghitung komisi. Di sinilah banyak yang salah. Komisi untuk deposit, komisi untuk penarikan, komisi untuk pertukaran — semua ini bisa menghabiskan keuntunganmu sepenuhnya. Jika tidak diperhitungkan, risiko rugi. Kelima — memperhatikan kecepatan jaringan. Beberapa blockchain mentransfer crypto dengan lambat, dan selama proses transfer harga bisa berubah menjadi lebih buruk. Saya rasa, untuk transaksi cepat lebih baik menggunakan TRC-20 atau BSC.

Contoh sederhana: misalnya, Bitcoin di satu platform besar harganya 96 ribu dolar, dan di platform lain 96.100 dolar. Kamu membeli di tempat yang lebih murah, mentransfer ke bursa lain, dan menjual. Secara teoritis, keuntungan 100 dolar, tapi dikurangi komisi.

Perangkapnya langsung terlihat. Komisi — nomor satu. Mereka benar-benar besar dan bisa sepenuhnya menghapus keuntungan. Penundaan saat transfer — selama crypto dalam perjalanan, harga bisa berbalik melawanmu. Batas penarikan di beberapa platform juga membatasi peluang. Dan ya, ada risiko terkena pembatasan regional atau dicurigai melakukan sesuatu yang mencurigakan.

Jadi, arbitrase cryptocurrency — ini adalah skema yang benar-benar bekerja, tapi tidak tanpa risiko. Saya ingin mendengar pendapat dari mereka yang sudah mencobanya. Mungkin ada yang saya lewatkan?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan