Saya selalu penasaran tentang sesuatu dalam perdagangan berjangka kripto: bagaimana harga tetap sinkron dengan pasar spot? Jawabannya tersembunyi di tingkat biaya pendanaan.



Ada perbedaan mendasar antara perdagangan berjangka konvensional dan derivatif kripto. Futures klasik memiliki tanggal kedaluwarsa, diselesaikan dan ditutup pada hari tertentu. Tapi kontrak jangka panjang di dunia kripto bekerja berbeda. Anda bisa memegang posisi selamanya selama tidak dilikuidasi. Tidak ada tanggal kedaluwarsa, bayangkan seperti kontrak yang tidak pernah berakhir.

Lalu, bagaimana harga dikendalikan dalam kondisi ini? Di sinilah peran tingkat biaya pendanaan menjadi penting. Bursa membutuhkan mekanisme untuk menutup selisih antara harga berjangka dan harga spot. Mekanisme ini disebut tingkat biaya pendanaan.

Tingkat biaya pendanaan bekerja secara sederhana: jika harga berjangka lebih tinggi dari harga spot, posisi panjang membayar posisi pendek. Sebaliknya, jika harga spot lebih tinggi, posisi pendek membayar posisi panjang. Pembayaran ini terjadi langsung antar pengguna, tanpa perantara bursa.

Dalam konteks apa tingkat biaya pendanaan ini berlaku, ada dua unsur utama: tingkat bunga tetap dan premi pasar. Bagian bunga biasanya tetap sekitar 0,03% per hari (0,01% per periode pendanaan). Premi berfluktuasi tergantung selisih kedua harga. Jika volatilitas tinggi, premi meningkat; jika pasar tenang, premi menurun.

Mekanisme ini dapat berdampak signifikan pada investor. Jika Anda menggunakan leverage tinggi dan membayar tingkat biaya pendanaan positif, biaya ini akan cepat menumpuk. Bahkan di periode volatilitas rendah, Anda bisa dilikuidasi. Tapi, jika Anda yang menerima pembayaran, situasinya berbeda. Terutama di pasar yang bergerak dalam kisaran sempit, sumber pendapatan ini bisa sangat menguntungkan.

Melihat ke belakang, tingkat biaya pendanaan biasanya berkorelasi erat dengan sentimen pasar. Ketika harga Bitcoin turun, tingkat biaya juga turun, dan sebaliknya saat harga naik. Tingkat biaya pendanaan yang tinggi sebenarnya adalah indikator pasar bullish. Namun, banyak trader menyadari hal ini dan melakukan arbitrase untuk menyeimbangkan harga.

Ada perbedaan antara platform dalam hal tingkat biaya pendanaan. Rata-rata di platform besar sekitar -0,7%. Tapi beberapa bursa bisa menetapkan lebih rendah. Penyebabnya adalah kemudahan melakukan arbitrase antara pasar spot dan berjangka. Jika transfer cepat dan bebas, inefisiensi cepat dihilangkan dan tingkat biaya pendanaan tetap rendah. Sebaliknya, di platform dengan pembatasan transfer, tingkatnya cenderung lebih tinggi.

Kesimpulannya, tingkat biaya pendanaan adalah mekanisme kunci di pasar derivatif kripto. Menjaga keseimbangan harga, meningkatkan efisiensi pasar, dan memberi trader peluang strategi. Apapun bursa tempat Anda bertransaksi, memahami dan mengikuti tingkat ini sangat penting untuk keuntungan Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan