Belakangan ini saya agak terobsesi dengan proposal voting DAO, di permukaan semuanya tentang “mendorong partisipasi komunitas” “meningkatkan TVL”, tapi sebenarnya intinya adalah mengatur ulang siapa yang mendapatkan subsidi, siapa yang bisa memutuskan bagaimana subsidi didistribusikan. Banyak proposal merancang insentif dengan sangat cerdas: memberi voting untuk suatu kolam/strategi sambil juga bisa mendapatkan airdrop tambahan atau fee cashback, akhirnya hasil voting terlihat seperti “suara rakyat”, padahal sebenarnya lebih seperti mengikat kekuasaan pada orang yang bisa mengunci paling banyak, dan mampu menanggung periode penguncian terlama. Lebih detail lagi, siapa yang mengatur parameter seperti ambang likuidasi, batasan rasio jaminan, bahkan “otoritas penangguhan darurat”, itulah struktur kekuasaan yang sesungguhnya, bukan sekadar kata-kata indah dalam visi.



Game chain yang mengalami spiral inflasi + studio + harga token yang runtuh sebenarnya juga mengikuti logika yang sama: begitu insentif menjadi satu-satunya kekuatan pengikat, akhirnya yang tersisa hanyalah mereka yang merebut insentif melalui voting, pengguna jangka panjang malah tereduksi. Pokoknya, saat ini saya melihat proposal, fokusnya dulu pada “siapa yang membayar, siapa yang menerima, siapa yang punya hak veto”. Hanya itu saja.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan