Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Ada cerita kripto yang masih menghantui komunitas, dan jujur saja, ini salah satu kisah paling liar dalam sejarah Bitcoin. Izinkan saya menjelaskan apa yang terjadi dengan Gerald Cotten dan QuadrigaCX.
Pada tahun 2013, ketika kebanyakan orang menganggap Bitcoin sebagai lelucon, Gerald Cotten mendirikan QuadrigaCX bersama orang lain. Bursa ini dengan cepat menjadi gerbang terbesar di Kanada untuk perdagangan kripto. Cotten memposisikan dirinya sebagai wajah dari semuanya—muda, paham teknologi, menjalani gaya hidup mewah itu. Kapal pesiar, pulau pribadi, bepergian ke seluruh dunia seolah-olah dia memilikinya. Di permukaan, dia adalah visioner kripto yang ingin dipercaya semua orang.
Tapi di sinilah semuanya menjadi gelap. Berbeda dengan bursa lain di mana beberapa orang mengelola keamanan, Cotten menyimpan kunci pribadi untuk dompet dingin QuadrigaCX sepenuhnya sendiri. Pikirkan itu sejenak. Satu orang. Satu set kunci. Tidak ada rencana cadangan.
Kemudian pada Desember 2018, Cotten dan istrinya pergi ke India untuk apa yang seharusnya menjadi bulan madu mereka. Beberapa hari kemudian, dia meninggal dunia. Cerita resmi: komplikasi dari penyakit Crohn. Tubuhnya diautopsi dan diawetkan dengan cepat, tanpa otopsi lengkap. Dan tiba-tiba, QuadrigaCX berada dalam kekacauan total.
Bursa itu runtuh. Investor tidak bisa mengakses dana mereka. Kita berbicara tentang $215 juta dalam Bitcoin dan aset lainnya yang hilang begitu saja... terkunci. Tidak bisa diakses. Dan satu-satunya orang yang memiliki kunci? Meninggal dunia.
Yang membuat ini semakin mencurigakan: Gerald Cotten telah memperbarui wasiatnya hanya beberapa hari sebelum kematiannya. Semuanya diberikan kepada istrinya. Waktu yang sangat pas, bukan?
Teori konspirasi pun meledak. Apakah Cotten mengatur kematiannya sendiri dan kabur dengan uangnya? Apakah QuadrigaCX adalah skema Ponzi sejak awal? Penyelidik menemukan jutaan transaksi tersembunyi—bukti bahwa Cotten telah memindahkan dana sebelum menghilang. Beberapa orang percaya dia mengatur semuanya.
Ribuan orang kehilangan tabungan hidup mereka. Otoritas Kanada meluncurkan beberapa penyelidikan. Pada tahun 2021, para investor begitu putus asa mencari jawaban sehingga mereka bahkan menuntut agar tubuh Cotten dieksumasi untuk memastikan dia benar-benar meninggal. Tapi itu tidak pernah terjadi.
Seluruh kisah ini menjadi alasan mengapa bursa kripto sekarang memiliki persyaratan regulasi terkait pengelolaan dana dan kunci. Cerita Gerald Cotten menjadi peringatan tentang sentralisasi, kurangnya transparansi, dan apa yang terjadi ketika satu orang mengendalikan segalanya. Ini pengingat bahwa bahkan di dunia kripto yang terdesentralisasi, kepercayaan bisa hancur secara katastrofik.