Menariknya, kita sering berbicara tentang mata uang kripto dan desentralisasi, tetapi lupa tentang masalah mendasar dari sistem keuangan tradisional. Misalnya, utang luar negeri AS — sesuatu yang mempengaruhi seluruh pasar dunia, termasuk kripto.



Mari kita bahas dari mana utang ini berasal dan mengapa utang ini terus bertambah. Ceritanya dimulai sejak perang kemerdekaan di akhir abad ke-18. Orang Amerika meminjam uang untuk membiayai perang melawan Inggris, dan pada tahun 1790, utang mereka sekitar 75 juta dolar. Awal yang tidak buruk, kan?

Kemudian di abad ke-19, utang kembali meningkat selama Perang Saudara — tentara membutuhkan persenjataan, perlengkapan, semua itu membutuhkan biaya. Dan di abad ke-20, situasinya semakin rumit. Ketika Depresi Besar melanda, negara mulai aktif meminjam untuk program anti krisis seperti New Deal. Tetapi lonjakan nyata terjadi selama Perang Dunia II — saat itu utang AS melebihi 100% dari PDB. Itu adalah langkah yang serius, tetapi saat itu dibenarkan.

Mengenai masa kini, utang luar negeri AS terus bertambah karena beberapa alasan. Pertama, defisit anggaran yang terus-menerus — pengeluaran melebihi pendapatan. Kedua, pengeluaran militer. Ketiga, program sosial seperti Medicare dan Medicaid membutuhkan investasi besar. Plus, pemotongan pajak berkala yang dilakukan oleh berbagai administrasi. Dan tentu saja, krisis keuangan — pada tahun 2008 dan terutama pada 2020 selama COVID, pemerintah secara drastis meningkatkan pengeluaran untuk menyelamatkan ekonomi.

Sekarang situasinya seperti ini: utang pemerintah AS telah melewati 34 triliun dolar, yang lebih dari 120% dari PDB. Angka yang cukup besar. Menariknya, sekitar 70% dari utang ini dipegang di dalam negeri — oleh Federal Reserve, dana pensiun, bank, dan investor Amerika. Sedangkan sisanya 30% adalah utang luar negeri AS, yang dimiliki oleh orang asing. Di antaranya, Jepang, China, Inggris, dan negara-negara lain.

Mengapa ini penting? Karena AS terus melayani utang ini dengan membayar bunga, tetapi pertumbuhan utang mulai menimbulkan pertanyaan serius tentang keberlanjutan keuangan jangka panjang. Ketika sistem cadangan pusat dari salah satu ekonomi terbesar di dunia berada dalam situasi ini, itu mempengaruhi semuanya — dari pasar valuta asing hingga mata uang kripto. Utang luar negeri AS menjadi topik yang semakin relevan tidak hanya bagi ekonom, tetapi juga bagi semua yang mengikuti proses keuangan global.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan