Pernah bertanya-tanya apa yang dimaksud ekonom ketika mereka berbicara tentang M2? Sebenarnya ini lebih sederhana dari yang terdengar, dan jauh lebih penting daripada yang disadari kebanyakan orang.



Pada dasarnya, M2 adalah total uang yang beredar di ekonomi. Tapi ini bukan hanya uang tunai fisik. Ini termasuk rekening giro, tabungan, deposito berjangka, dana pasar uang, pokoknya apa saja yang bisa diubah menjadi uang tunai tanpa terlalu banyak repot. Ketika orang berbicara tentang pasokan uang, biasanya mereka merujuk pada M2.

Rincian ini cukup sederhana. Ada M1, yang merupakan aset paling likuid - uang tunai, rekening giro, cek perjalanan. Kemudian M2 menambahkan uang yang kurang likuid tapi tetap dapat diakses seperti rekening tabungan, deposito berjangka, dan dana pasar uang. Federal Reserve melacak semua ini karena ini memberi tahu berapa banyak uang yang benar-benar tersedia untuk dibelanjakan dan diinvestasikan.

Inilah mengapa ini penting: ketika M2 tumbuh, orang memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan. Mereka menghabiskan lebih banyak, berinvestasi lebih banyak, bisnis merekrut lebih banyak. Biasanya ini baik untuk pasar. Tapi jika M2 mulai menyusut, itu adalah tanda peringatan. Orang menarik diri, pengeluaran melambat, dan ekonomi bisa mulai merasakan tekanan.

Apa yang mengubah M2? Beberapa hal besar. Bank sentral mengendalikan suku bunga dan persyaratan cadangan, yang secara langsung mempengaruhi berapa banyak uang yang dibuat. Pengeluaran pemerintah juga penting - cek stimulus, tunjangan pengangguran, semua itu menyuntikkan uang ke dalam sistem. Lalu ada pinjaman bank. Lebih banyak pinjaman berarti lebih banyak uang beredar. Dan terakhir, perilaku orang. Jika semua orang memutuskan untuk menabung daripada membelanjakan, pertumbuhan M2 melambat meskipun uang secara teknis ada.

Koneksi dengan kripto itu nyata. Ketika M2 berkembang dan suku bunga rendah, uang mengalir ke aset yang lebih berisiko seperti kripto mencari hasil. Saat uang ketat, kripto paling dulu terkena dampaknya. Pola yang sama juga berlaku untuk saham dan obligasi - semuanya mengikuti irama M2.

Contoh COVID adalah ilustrasi yang sempurna. Pemerintah melakukan stimulus besar-besaran, Fed memotong suku bunga ke nol, dan M2 melonjak hampir 27% pada awal 2021. Itu luar biasa. Kemudian 2022 berbeda - Fed mulai menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi, dan M2 justru menyusut. Saat itulah pasar menjadi tidak stabil.

Jadi apa sebenarnya M2? Ini adalah denyut nadi ekonomi Anda. Pertumbuhan cepat berarti risiko inflasi tetapi juga peluang. Menyusut berarti berhati-hati, pertumbuhan lebih lambat, potensi resesi. Investor, pembuat kebijakan, trader - semuanya memantau angka ini karena memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik layar. Memahami M2 memberi Anda keunggulan nyata dalam membaca ke mana pasar dan ekonomi sebenarnya menuju.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan