Baru-baru ini saya kembali mendengar orang membicarakan tentang QE dan QT, tetapi tidak semua orang memahami dengan jelas bagaimana kebijakan ini mempengaruhi pasar.



Mari mulai dari yang dasar. Ketika bank sentral ingin merangsang ekonomi, mereka akan melakukan pelonggaran kuantitatif, atau QE. Cara kerjanya sederhana: mereka menyuntikkan uang ke dalam sistem dengan membeli aset keuangan seperti obligasi pemerintah. Hasilnya adalah likuiditas meningkat, suku bunga turun, dan orang-orang cenderung meminjam uang dan berinvestasi lebih banyak. Ini biasanya baik untuk pasar saham dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sebaliknya, pelonggaran kuantitatif (QT) adalah ketika bank sentral memutuskan melakukan hal sebaliknya. Mereka mengurangi likuiditas dengan menjual aset atau sekadar tidak menginvestasikan kembali ke dalamnya. Suku bunga naik, meminjam uang menjadi lebih mahal, dan pasar bisa mengalami tekanan penurunan harga. Kebijakan ini biasanya digunakan untuk mengendalikan inflasi.

Yang menarik adalah Fed telah melakukan QT selama beberapa tahun, sekitar 4 tahun terakhir. Tetapi baru-baru ini, saat mereka mulai memotong suku bunga sekitar bulan September, mereka beralih ke QE. Ini adalah sinyal yang cukup optimis untuk pasar, karena berarti uang akan mulai melimpah dan harga aset bisa didukung.

Singkatnya, QE biasanya mendorong harga aset naik, sedangkan QT menimbulkan tekanan penurunan harga. Keduanya berdampak langsung pada inflasi, suku bunga, dan seluruh aktivitas ekonomi. Memahami perbedaan ini akan membantu Anda menangkap pergerakan pasar dengan lebih baik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan