Pasar saham Eropa turun, negosiasi AS-Iran menemui jalan buntu

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Investing.com - Selasa saham Eropa dibuka lebih rendah, karena sedikit tanda-tanda tercapainya kesepakatan damai permanen antara Amerika Serikat dan Iran, sehingga suasana pasar tertekan.

Lacak pergerakan saham Eropa melalui InvestingPro — Nikmati diskon 50% sekarang

Pada pukul 3:04 pagi waktu Timur AS (7:04 pagi GMT), indeks STOXX 600 Eropa turun 1,2%, indeks DAX Jerman turun 1,4%, indeks FTSE 100 Inggris turun 1,1%, indeks CAC 40 Prancis turun 1,1%.

Sentimen pasar terganggu, sebagian disebabkan oleh pernyataan Presiden AS Trump pada hari Senin kepada wartawan. Ia menyatakan bahwa gencatan senjata rapuh antara Washington dan Teheran berada dalam kondisi “sangat berbahaya”.

Sebelumnya, Trump menolak tanggapan Iran terhadap proposal gencatan senjata dari pihak AS, pertama menyebutnya sebagai “tidak dapat diterima”, kemudian menyebutnya sebagai “sekumpulan sampah”.

Iran pun bersikeras bahwa proposal balasan mereka adalah “murah hati dan bertanggung jawab”, dengan fokus utama pada pembukaan kembali Selat Hormuz. Selat sempit yang terletak di pantai selatan Iran ini telah secara efektif ditutup selama beberapa minggu, secara serius menghambat aliran pasokan minyak global, dan memicu kekhawatiran luas tentang krisis energi global.

Chief Strategist BCA Research Felix Vezina-Poirier (penyebutan fonetik) dalam sebuah laporan menyatakan, “Situasi di Timur Tengah kembali menjadi fokus pasar akhir pekan lalu, dan prospek normalisasi pengiriman di Hormuz saat ini tampaknya tertunda.”

Harga minyak pun terus menguat. Harga minyak mentah Brent patokan global terbaru naik 2,0%, menjadi $106,30 per barel, jauh di atas level sekitar $70 per barel sebelum perang. Kenaikan harga minyak ini semakin memperburuk kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi, dan mendorong ekspektasi bahwa bank sentral utama akan menaikkan suku bunga sebagai langkah penanggulangan.

Hasil obligasi pemerintah Eropa (yang biasanya bergerak berlawanan dengan harga obligasi) pun meningkat, memberikan tekanan tambahan ke pasar saham di daratan Eropa.

Artikel ini diterjemahkan dengan bantuan kecerdasan buatan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat ketentuan penggunaan kami.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan