Saya baru menyadari bahwa salah satu alat yang paling sering diabaikan oleh para hiu dan market maker adalah peta panas likuidasi (liquidation heatmap). Ini sangat sederhana - peta ini menunjukkan di mana ada banyak uang yang terjebak menunggu likuidasi, dan harga akan selalu bergerak ke arah sana.



Cara membaca heatmap cukup mudah. Daerah berwarna ungu gelap adalah tempat dengan likuiditas rendah, harga tidak terlalu peduli. Tapi ketika Anda melihat warna kuning oranye cerah, itu adalah area likuidasi besar - tempat harga sangat suka bergerak ke sana untuk "mengambil" order yang terjebak. Ingat bahwa harga tidak bergerak mengikuti analisis teknikal seperti yang orang pikirkan, harga bergerak mengikuti UANG. Di mana ada UANG, di situ harga akan bergerak.

Contoh sederhana: di bawah harga saat ini terdapat banyak order long yang terjebak. Jika harga diturunkan, semua long tersebut akan dilikuidasi secara massal. Sebaliknya, jika di atas ada banyak short, harga cukup ditarik sedikit ke atas untuk membuat short meledak. Market maker tahu hal ini dengan jelas, jadi mereka selalu menggerakkan harga ke tempat "yang paling banyak dilikuidasi". Itulah sebabnya Anda perlu memantau liquidation heatmap.

Ketika Anda membuka chart dan melihat heatmap, cari area yang paling cerah. Apakah berada di bawah harga saat ini atau di atasnya? Jika di bawah, harga mudah diturunkan. Jika di atas, harga mudah ditarik ke atas. Ini akan memberi Anda petunjuk tentang arah pasar yang akan datang.

Satu catatan penting: liquidation heatmap tidak memberi Anda titik masuk yang tepat. Ini hanya memberi Anda gambaran arah pergerakan harga, sedangkan titik entri harus dikombinasikan dengan support resistance dan price action. Selain itu, pool likuiditas bisa berubah dengan cepat, jadi Anda harus memperbarui heatmap setiap 15-30 menit.

Aturan emas: jangan pernah melakukan trading berlawanan dengan likuiditas besar. Probabilitas Anda kalah hampir 90%. Sebaliknya, lakukan long ketika likuidasi besar berada di atas harga, dan short ketika berada di bawahnya. Jika Anda memahami cara membaca liquidation heatmap dan tahu cara menggunakannya dengan benar, Anda akan menghindari stop loss yang terus-menerus dan bisa masuk posisi sesuai arah aliran uang pasar yang sebenarnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan