OpenAI dan Anthropic pada malam sebelum IPO secara bersamaan membersihkan daftar saham, mengumumkan bahwa semua transfer saham tanpa persetujuan tertulis tidak berlaku, mencakup bagian SPV, hak tokenisasi, dan kontrak berjangka. Pengacara kripto menunjukkan bahwa transaksi yang tidak sah secara hukum "tidak pernah terjadi," dan penjual dapat mempertahankan saham dan dana mereka.


Dampak terbesar dari kejadian ini terhadap pasar kripto adalah fondasi hukum dari perdagangan Pre-IPO di chain yang benar-benar terguncang. Dalam dua tahun terakhir, beberapa platform melalui tokenisasi bagian atau struktur SPV memungkinkan investor ritel secara tidak langsung memiliki saham dari raksasa AI seperti OpenAI dan Anthropic, dengan valuasi yang pernah melonjak hingga puluhan miliar dolar. Kini kedua perusahaan secara langsung mengumumkan bahwa transaksi tersebut tidak berlaku, yang berarti banyak hak tokenisasi mungkin menjadi nol.
Masalah yang lebih dalam adalah narasi pasar kripto tentang "tokenisasi segala-galanya" terlalu optimis. Legalitas sekuritas tokenisasi bergantung pada kerangka hukum dasar, bukan kontrak pintar. Ketika penerbit menolak mengakui hak di chain, yang disebut "likuiditas" hanyalah fatamorgana.
Ini bukan kejadian yang terisolasi. Sebelumnya, beberapa proyek telah menimbulkan sengketa karena penerbit menolak mengakui saham tokenisasi. Tetapi volume OpenAI dan Anthropic (dengan total valuasi mendekati 2 triliun dolar) dan waktu IPO mereka membuat pembatasan ini menjadi simbolis—mengirimkan sinyal yang jelas ke pasar: jalur kepatuhan Wall Street belum siap untuk Pre-IPO di chain.
Risikonya adalah, banyak investor yang memegang hak tokenisasi semacam ini mungkin kehilangan seluruh modal mereka. Dampak yang lebih luas adalah narasi tokenisasi RWA (Real World Asset) dan cabangnya, "tokenisasi saham," akan menghadapi krisis kepercayaan. Jika perusahaan AI paling terkenal di dunia saja tidak mengakui hak di chain, seberapa besar kemungkinan perusahaan lain mengikuti?
Tentu saja, ada juga pandangan yang berpendapat bahwa ini justru akan mendorong jalur tokenisasi yang lebih patuh hukum, seperti melalui penerbitan terdaftar SEC atau sistem perdagangan alternatif yang diatur. Tetapi dalam jangka pendek, gelembung valuasi Pre-IPO di chain sedang pecah.
Bagi investor biasa, yang perlu diwaspadai adalah: tidak semua aset di chain memiliki kepastian hukum. Sebelum jalur Wall Street benar-benar terbuka, hak tokenisasi mungkin hanyalah selembar kertas kosong.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan