Kegiatan Departemen Kehakiman AS kali ini benar-benar mengejutkan. Kasus besar yang baru saja terungkap melibatkan pendiri kelompok Putra Mahkota Kamboja, Chen Zhi, yang diduga mengorganisasi kelompok penipuan terbesar secara global, yaitu skema penipuan "kill pig" (penipuan dengan manipulasi harga). Departemen Kehakiman langsung menyita lebih dari 120.000 Bitcoin miliknya, bernilai sekitar 14,2 miliar dolar AS, mencatat rekor penyitaan cryptocurrency terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.



Ini bukan hanya langkah dari Departemen Kehakiman, Departemen Keuangan juga turut mengikuti, secara resmi menempatkan kelompok Putra Mahkota sebagai organisasi kriminal lintas negara, membekukan semua aktivitas keuangan. Menurut surat dakwaan, Chen Zhi membangun kelompok ini menjadi salah satu organisasi penipuan terbesar di Asia, memaksa korban perdagangan manusia di kawasan penipuan di Kamboja untuk melakukan skema "kill pig", menipu miliaran dolar dari korban di seluruh dunia melalui hubungan asmara palsu. Kawasan-kawasan tersebut dijaga ketat, dikelilingi kawat berduri, dan menggunakan teknik pencucian uang melalui cryptocurrency yang rumit untuk menyembunyikan kejahatan mereka.

Yang menarik, Chen Zhi sendiri saat ini masih buron, tetapi dikabarkan telah menikmati kehidupan mewah dari hasil penipuan, membeli jam tangan bermerek, yacht, pesawat pribadi, bahkan mengoleksi karya seni Picasso. Pada hari yang sama, Departemen Keuangan AS juga memberlakukan sanksi terhadap perusahaan Kamboja lain, yaitu Grup Wanhua, yang dituduh telah lama mencuci uang untuk organisasi penipuan cryptocurrency.

Bagian yang paling misterius datang berikutnya. Menurut penyelidikan dari perusahaan analisis blockchain Elliptic, 120.000 Bitcoin ini diduga berasal dari sebuah perusahaan penambangan bernama "Mining Pool di Pinggir Jalan", dan Chen Zhi adalah pengendali utama di baliknya. Setelah aset ini hilang pada tahun 2020, Mining Pool di Pinggir Jalan langsung berhenti beroperasi. Tapi ada sebuah misteri besar: tidak ada yang benar-benar memahami bagaimana otoritas AS mendapatkan hak pengelolaan atas Bitcoin ini, dan juga tidak tahu siapa yang "mencuri" Bitcoin dari tangan Chen Zhi, bahkan apakah pencurian ini benar-benar terjadi, semuanya masih menjadi tanda tanya.

Arah akhir dari aset ini juga menarik perhatian. Pemerintah Trump sebelumnya memerintahkan Departemen Keuangan untuk membangun cadangan Bitcoin strategis, yang digunakan untuk menyimpan cryptocurrency yang disita pemerintah. Ini menunjukkan bahwa Bitcoin senilai 14,2 miliar dolar ini mungkin akan dimasukkan ke dalam cadangan Bitcoin milik AS di masa depan. Kasus penipuan "kill pig" ini tidak hanya tentang memberantas penipuan, tetapi juga melibatkan sanksi keuangan global, pelacakan cryptocurrency, dan masalah kompleks lainnya, yang memang layak untuk terus dipantau.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan