Beberapa waktu lalu saya melihat berita yang sangat mengejutkan, pendiri COBINHOOD, Chen Tai-yuan, disiram cat putih di daerah Xinyi. Di permukaan terlihat seperti masalah utang-piutang, tetapi cerita di baliknya jauh lebih rumit daripada sekadar konflik di jalanan.



Menurut laporan, hari itu Chen Tai-yuan sedang memarkir mobil di Xinyi dan bersiap masuk ke gedung, tetapi di sudut pengawas dia disiram cat putih oleh dua orang berpakaian hitam, lalu melarikan diri. Dia memberi tahu polisi bahwa mobilnya sudah dipasang pelacak GPS sejak Maret tahun ini, dan mencurigai serangan ini adalah tindakan yang sudah direncanakan. Tapi sejujurnya, masalah sebenarnya mungkin bukan hanya konflik ini saja.

Untuk memahami mengapa hal seperti ini bisa terjadi, kita harus melihat kembali sejarah Chen Tai-yuan dan COBINHOOD. Saat mendirikan bursa, mereka benar-benar tidak pelit dalam mengeluarkan uang, langsung menyewa 39 lantai di Taipei 101 sebagai kantor pusat, dan sempat bersinar di dunia blockchain startup. Tetapi seiring waktu, berbagai masalah mulai muncul—dari masalah pribadi seperti menuntut mantan tunangannya karena pencurian kartu kredit, hingga kejadian di mana sebuah Lamborghini seharga 17 juta dibawa ke sawah. Di tingkat perusahaan, ada terus-menerus sengketa kepemilikan saham, dan ketidakharmonisan di kalangan eksekutif menyebabkan kekhawatiran di kalangan karyawan.

Pada paruh pertama 2019, COBINHOOD dan proyek terkait DEXON diumumkan bubar. Tim yang sebelumnya diharapkan besar ini pun runtuh, yang merupakan pukulan besar bagi ekosistem blockchain di Taiwan. Setelah bubar, platform itu mengklaim bahwa bisnis perdagangan tetap berjalan, tetapi kenyataannya market making berhenti, volume perdagangan menurun drastis. Co-founder Huang Wei-ning kemudian keluar, dan tim eksekutif tinggal Chen Tai-yuan sendiri.

Kejadian mencapai puncaknya pada Februari—COBINHOOD resmi menutup bursa. Begitu berita ini tersebar, komunitas hak asasi di luar negeri langsung heboh, banyak investor khawatir Chen Tai-yuan melarikan dana. Investor token COB di platform mulai mencari bantuan tetapi tidak mendapatkan jawaban, dan inilah masalah sebenarnya. Dari sudut pandang ini, konflik di jalanan yang dialami Chen Tai-yuan mungkin hanya permukaan, sementara di baliknya ada krisis kepercayaan investor dan konflik kepentingan dari berbagai pihak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan