Baru-baru ini saya melihat sebuah debat menarik di forum Bitcoin waktu Silicon Valley, yang membahas apakah komputasi kuantum benar-benar akan mengancam Bitcoin. Sejujurnya, topik ini selalu memecah komunitas.



Pertama, mari bahas suara-suara yang menganggap ini sebagai ancaman. Alex Prudin dari Project 11 menunjukkan bahwa begitu komputer kuantum menjalankan algoritma Shor, secara teori mampu memecahkan masalah logaritma diskret pada kurva elips yang menjadi dasar Bitcoin. Dengan kata lain, jika penyerang menguasai kunci publik Anda, mereka bisa merekonstruksi kunci pribadi dan memalsukan tanda tangan. Ini terdengar cukup menakutkan. Fisikawan seperti Scott Aaronson bahkan memperingatkan bahwa komputer kuantum mungkin akan muncul dalam 10 tahun ke depan.

Namun, skeptis seperti Brandon Black dan James O'Beirne tidak begitu khawatir. Mereka menunjukkan bahwa saat ini belum ada bukti bahwa manusia mampu membuat komputer kuantum yang benar-benar memiliki makna kriptografi, dan klaim "terobosan kuantum" sebelumnya sering kali dilebih-lebihkan. Perbedaan pendapat ini menyebabkan perpecahan besar dalam komunitas.

Yang menarik, komunitas Bitcoin sebenarnya tidak pasrah begitu saja. Hunter Beast dari Surmount Systems memperkenalkan usulan teknologi BIP 360. Ini dirancang sebagai solusi "non-mandatory, tanpa output baru", memungkinkan dompet untuk mengirimkan jalur skrip kriptografi pasca-kuantum di masa depan secara pra-komitmen di atas kurva elips yang ada. Singkatnya, ini memberi ruang untuk transisi teknologi di masa depan tanpa mengurangi asumsi keamanan saat ini. Selain itu, ada juga diskusi tentang pembersihan konsensus BIP 54.

Masalah saat ini adalah, belum ada algoritma pasca-kuantum yang mampu sepenuhnya menggantikan secp256k1 di pasar. Selain itu, tanda tangan pasca-kuantum biasanya berukuran 100 kali lebih besar dari tanda tangan tradisional, dan biaya verifikasi 10 kali lipat. Meski begitu, pengembangan teknologi ini tetap dianggap sebagai asuransi penting bagi Bitcoin. Bahkan jika ancaman kuantum akhirnya terbukti sebagai fiksi ilmiah, penelitian ini memiliki nilai jangka panjang dalam mencegah penurunan keamanan kriptografi konvensional.

Isu utama lain di forum adalah apa yang harus dilakukan terhadap alamat yang terancam oleh kuantum, terutama Bitcoin yang ditambang oleh Satoshi Nakamoto di awal. Statistik menunjukkan sekitar 6,9 juta Bitcoin (sekitar 35% dari total pasokan) terpapar risiko, terutama yang menggunakan format P2PK lama atau yang alamatnya digunakan berulang, sehingga kunci publiknya langsung terekspos.

Dalam komunitas, ada beberapa pandangan. Satu pihak berpendapat bahwa sama sekali tidak perlu melakukan apa-apa, menegaskan bahwa hak milik pribadi adalah suci, dan mengubah protokol secara sembarangan untuk membatasi alamat tertentu akan merusak kontrak sosial Bitcoin. Pihak lain mendukung hard fork, pembekuan, bahkan pembakaran, untuk mencegah penyerang kuantum menjual besar-besaran token secara mendadak dan menyebabkan keruntuhan pasar. Clara Shiklman mengusulkan solusi kompromi yang disebut "skema jam pasir", membatasi setiap blok hanya untuk mentransfer sejumlah kecil Bitcoin, memaksa aliran dana secara perlahan. Meski beberapa perusahaan komputasi kuantum menganggap Bitcoin milik Satoshi sebagai target keuntungan potensial, konsensus komunitas tampaknya lebih memilih menghormati aturan asli dan membiarkan pasar menentukan.

Dari sudut pandang manajemen risiko, biaya ekonomi dari sisi teknologi sebenarnya memberikan perlindungan alami bagi Bitcoin. Brandon Black menyatakan bahwa, meskipun komputer kuantum benar-benar muncul, biaya operasional awalnya sangat mahal, dan memecahkan satu kunci pribadi bisa menelan biaya lebih dari 50.000 dolar. Ini berarti alamat kecil akan tetap aman dalam waktu yang lama, dan serangan kuantum awalnya akan menargetkan bursa atau institusi besar dengan aset besar.

Seiring masuknya institusi seperti BlackRock ke dalam investasi Bitcoin, peran manajer risiko menjadi semakin penting. Bagi institusi besar ini, nilai utama Bitcoin adalah ketidakmampuannya untuk diubah. Dalam jangka pendek, FUD mungkin menekan harga, tetapi tekanan ini juga mendorong Bitcoin untuk terus berkembang dan berinovasi secara teknis. Masa depan Bitcoin bergantung pada pengambilan keputusan berbasis bukti dan rasional, serta penerapan sistem pertahanan yang tepat pada waktu yang tepat agar pemiliknya dapat melakukan transisi secara mulus.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan