Belakangan saya menonton pidato dari salah satu pendiri bersama bursa derivatif yang berbicara di konferensi Bitcoin, dan pandangannya cukup menarik. Dia berpendapat bahwa pasar saat ini sedang mengalami pergeseran likuiditas besar-besaran, uang panas akan mengalir secara besar-besaran ke pasar keuangan, dan ini bisa menjadi sinyal yang sangat baik untuk Bitcoin.



Logika inti adalah seperti ini: sebelumnya pasar khawatir tentang gelombang pengangguran dan deflasi kredit yang disebabkan oleh AI, tetapi sejak konflik geopolitik meletus pada Februari tahun ini, semuanya berubah. Negara-negara mulai meningkatkan pengeluaran pertahanan secara besar-besaran, anggaran baru AS bahkan 50% lebih tinggi dari sebelumnya, satu-satunya jalan keluar adalah mencetak uang. Dan tidak hanya bank sentral yang mencetak uang, peran bank komersial juga menjadi kunci.

Dia menyebutkan sebuah detail: Fed melonggarkan aturan rasio leverage bank, yang akan langsung melepaskan ruang pinjaman bank. S&P memperkirakan bahwa reformasi ini saja dapat menghasilkan 1,3 triliun dolar pinjaman baru, dan dengan efek pengganda bank sekitar tiga kali lipat dari bank sentral, ini berarti pasar akan menyambut ekspansi kredit sebesar 4 triliun dolar. Skala uang panas ini cukup untuk sepenuhnya mengimbangi kerugian kredit akibat pengangguran AI.

Lebih menarik lagi adalah "pertukaran aset" antara bank dan bank sentral: bank akan mengubah sekitar 3 triliun dolar cadangan bank sentral mereka menjadi obligasi AS dan perjanjian pembelian kembali. Secara kasat mata, neraca bank sentral tampaknya menyusut, tetapi sebenarnya likuiditas dalam sistem tidak berkurang sama sekali, hanya berubah bentuk.

Mengenai arah kebijakan ketua baru Federal Reserve, dia berpendapat tidak perlu terlalu khawatir. Ketua baru harus bekerja sama dengan Menteri Keuangan, menjaga ketertiban pasar sambil pemerintah terus menerbitkan obligasi. Amerika Serikat telah menerbitkan obligasi sebesar 38 triliun dolar, pemerintah membutuhkan dana untuk beroperasi, dan Federal Reserve akhirnya akan memastikan stabilitas pasar agar orang tetap mau membeli obligasi AS.

Mengenai risiko geopolitik terbaru, dia memantau spread harga minyak mentah setiap hari untuk menilai apakah likuiditas komoditas normal. Kesimpulannya adalah: meskipun ada tekanan, belum sampai memicu penjualan besar aset risiko. Ini juga menunjukkan bahwa ekspektasi pasar terhadap ekonomi saat perang sudah cukup terinternalisasi.

Keseluruhan logika adalah: pengeluaran selama perang melonjak → sistem bank sentral dan bank secara besar-besaran melepaskan likuiditas → arus uang panas mengalir ke berbagai aset → Bitcoin sebagai alat lindung inflasi akan mendapatkan manfaat. Di akhir pidatonya, dia memberikan target harga akhir tahun: 125.000 dolar.

Saat ini BTC sekitar 81.700 dolar, dari sudut pandang ini, pasar masih memiliki ruang kenaikan yang cukup besar. Tapi asumsi kunci dari logika ini adalah likuiditas benar-benar akan dirilis sesuai jadwal, dan uang panas akhirnya akan mengalir ke aset risiko, bukan pasar obligasi. Semua ini patut diamati terus. Baru-baru ini saya juga mengikuti indikator makro dan data pasar modal terkait di Gate, jika tertarik, bisa dicek sendiri.
BTC0,15%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan