Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini perhatian terhadap sikap Mesir terhadap mata uang kripto memicu banyak diskusi. Mufti besar Mesir Shawki Allam pada awal tahun mengeluarkan fatwa Islam yang secara langsung melarang perdagangan mata uang kripto. Meskipun fatwa tersebut sendiri tidak memiliki kekuatan hukum, ini adalah pernyataan penting dari aspek agama, dan juga mencerminkan sikap resmi Mesir terhadap bidang ini.
Kekhawatirannya terutama berpusat pada beberapa aspek. Pertama adalah anonimitas Bitcoin, yang dianggap mudah digunakan untuk penghindaran pajak, pencucian uang, dan pendanaan teror. Kedua adalah risiko pasar—volatilitas mata uang kripto yang terlalu besar dan sulit diprediksi, yang mengancam stabilitas mata uang nasional. Selain itu, ada masalah dasar dari transaksi itu sendiri, karena mata uang kripto membutuhkan teknologi enkripsi yang kompleks untuk beredar, dan tidak cocok digunakan sebagai mata uang sehari-hari.
Allam juga menekankan risiko investasi. Pada dasarnya, mata uang kripto adalah perdagangan spekulatif, di mana trader mengejar keuntungan berlebih, tetapi jika terjadi masalah, investor bisa kehilangan seluruh modalnya. Berbeda dengan investasi yang didukung aset nyata seperti saham dan obligasi, mata uang kripto tidak memiliki perlindungan semacam itu.
Yang menarik, sikap Mesir terhadap mata uang kripto tidak hanya dimiliki oleh pemimpin agama. Bank sentral Mesir tahun lalu secara terbuka membantah rumor yang menyatakan bahwa bank akan memproses transaksi Bitcoin, menegaskan bahwa sistem perbankan hanya menangani mata uang resmi. Ini menunjukkan bahwa lembaga pemerintah dan pemimpin agama Mesir memiliki kesepahaman dalam masalah ini.
Dari sudut pandang yang lebih luas, dukungan Mesir terhadap mata uang kripto jelas tidak tinggi. Baik dari aspek hukum agama maupun regulasi keuangan, Mesir sedang menetapkan batasan yang tegas. Ini adalah sinyal yang jelas bagi proyek kripto yang ingin memasuki pasar Mesir—setidaknya secara resmi, Mesir sementara ini tidak akan menjadi pasar yang ramah terhadap mata uang kripto.