Belakangan ini saya memikirkan sebuah cerita yang cukup menarik. Banyak pemain awal Bitcoin yang menggunakan mata uang kripto untuk mewujudkan berbagai mimpi, berkeliling dunia, kebebasan finansial... Tapi ada satu pengembang Bitcoin pertama, Hal Finney, yang justru menggunakannya untuk mengejar sebuah tujuan yang lebih fiksi ilmiah—mengeksplorasi masa depan itu sendiri.



Mengenai sejarah Bitcoin, semua orang tahu tentang "Hari Pizza" tahun 2010, ketika insinyur perangkat lunak Laszlo Hanyecz menukar 10.000 Bitcoin dengan 2 buah pizza. Tapi sebenarnya transaksi pertama Bitcoin terjadi lebih awal, yaitu pada pertengahan 2009 antara Satoshi Nakamoto dan Hal Finney. Artinya, Finney adalah orang pertama di dunia yang menerima Bitcoin.

Hal Finney sendiri adalah seorang cryptopunk sejati, yang percaya bahwa kriptografi akan membawa revolusi. Ia terlibat dalam pengembangan perangkat lunak enkripsi gratis PGP, yang kemudian menjadi alat komunikasi rahasia bagi jurnalis dan whistleblower, termasuk Snowden yang mengungkapkan program pengawasan massal Amerika Serikat. Tapi yang menarik, pelopor Bitcoin ini tidak pernah menjadi kaya karena itu—dia menukar Bitcoin-nya ke dolar sejak awal, karena dia adalah seorang insinyur, bukan investor.

Pada tahap akhir hidupnya, Hal Finney didiagnosis menderita ALS (amyotrophic lateral sclerosis), yang menyebabkan tubuhnya perlahan lumpuh. Saat itu, sekelompok penggemar mata uang kripto menyumbangkan 25 Bitcoin untuknya dan keluarganya, yang saat itu bernilai sekitar 1,4 juta dolar. Awalnya uang ini dimaksudkan untuk membeli perangkat komunikasi yang membantunya berinteraksi dengan orang lain, tetapi Finney akhirnya memutuskan untuk menginvestasikan uang tersebut ke dalam teknologi yang lebih fiksi ilmiah—penyimpanan tubuh beku.

Pada Agustus 2014, setelah Hal Finney meninggal di rumah sakit, jenazahnya dikirim ke Alcor Life Extension Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada promosi teknologi pembekuan tubuh manusia. Logika di balik keputusan ini sangat Hal Finney: mengingat dia seumur hidup memeluk teknologi baru dan mengeksplorasi masa depan, mengapa tidak bertaruh pada teknologi pembekuan?

Sejujurnya, teknologi pembekuan ini selama beberapa dekade hampir tidak mengalami kemajuan. Kristal es mungkin merusak otak, teknologi saat ini juga belum mampu mencairkan seluruh tubuh, dan belum ada orang yang benar-benar bangkit dari pembekuan. Banyak ilmuwan berpendapat ini tidak mungkin dilakukan. Tapi istri Finney pernah berkata bahwa keraguan orang luar tidak pernah menghentikan dia. Dia selalu optimis tentang masa depan, menyambut setiap teknologi baru, dan memanfaatkan segala yang dia miliki sepenuhnya.

Cerita ini cukup menggambarkan sebuah pertanyaan—seorang pengembang awal Bitcoin, yang menggunakan hadiah dari mata uang kripto untuk mengejar mimpi paling ambisius manusia: menaklukkan waktu itu sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan