Dalam beberapa tahun terakhir, saat melihat kebijakan aset kripto China, muncul kontradiksi yang sangat menarik. Di daratan, mereka terus memberlakukan larangan yang ketat, sementara di Hong Kong, justru ada langkah maju yang tak terduga dan semakin cepat. Strategi ganda ini sebenarnya cukup terencana dengan baik.



Lima tahun sejak larangan besar-besaran pada tahun 2021. Perdagangan dan penambangan cryptocurrency di daratan China masih ilegal. Dimulai dari penguatan regulasi selama ledakan ICO pada 2017, kemudian larangan layanan aset kripto oleh lembaga keuangan, penindasan di wilayah utama penambangan, dan akhirnya larangan lengkap terhadap perdagangan. Akibatnya, bisnis penambangan dan bursa yang dulu memimpin dunia di China berpindah ke luar negeri satu per satu. Produsen perangkat keras besar seperti Bitmain juga mengalihkan operasinya ke luar negeri.

Namun, yang tidak boleh dilewatkan adalah kemungkinan bahwa pemerintah China sendiri sebenarnya memegang aset kripto tertentu. Kasus penipuan token palsu adalah contoh yang mencolok. Kasus ini terungkap pada April 2018 dan merugikan lebih dari 2,6 juta orang dengan perkiraan kerugian sebesar 2,2 miliar dolar AS. Aset yang disita oleh otoritas beragam, termasuk Bitcoin, ETH, XRP, LTC, EOS, dan lainnya. Aset terkait token palsu ini terus menunjukkan pergerakan yang kompleks. Bahkan, dilaporkan bahwa saja ETH senilai lebih dari 445 juta dolar telah dipindahkan dari alamat terkait pada tahun 2024. Analisis on-chain memperkirakan bahwa sebagian aset yang disita dijual dan melalui mixer, mengalir ke berbagai bursa. Artinya, pemerintah China sendiri tidak bisa lepas dari pasar kripto.

Yang menarik adalah respons China terhadap penguatan regulasi stablecoin di AS. Pada Juli 2025, melalui penandatanganan undang-undang GENIUS oleh Presiden Trump, AS mengendalikan penerbitan stablecoin secara ketat. Hal ini berpotensi memperkuat pengaruh stablecoin berbasis dolar secara internasional. Saat ini, yuan hanya mewakili sekitar 2,9% dari pembayaran global. Dalam konteks ini, fokus utama China adalah Digital Yuan (e-CNY). Ini adalah strategi untuk mengurangi ketergantungan pada dolar dan memperkuat kedaulatan mata uang.

Di sinilah Hong Kong muncul. Pada Agustus 2025, Otoritas Keuangan Hong Kong memberlakukan regulasi stablecoin dan memperkenalkan sistem lisensi bagi penerbit stablecoin. Ini bukan sekadar regulasi regional, melainkan berfungsi sebagai "laboratorium" strategis bagi pemerintah pusat. Mereka menjaga larangan ketat di daratan sambil mendorong inovasi yang dikelola di Hong Kong. Dengan struktur ganda ini, China dapat meminimalkan risiko sekaligus memantau dan belajar dari tren aset kripto internasional.

Kerangka regulasi di Hong Kong dirancang cukup ketat, termasuk rasio modal sendiri, pengelolaan aset cadangan secara terpisah, dan langkah anti pencucian uang. Ini memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat utama inovasi aset kripto di kawasan Greater China dan menarik minat investor institusional. Beberapa tokoh terkenal pun memperhatikan langkah ini dan menaruh harapan pada stabilitas hukum Hong Kong serta perannya sebagai jembatan antara Timur dan Barat.

Di balik strategi ini, terdapat keseimbangan antara kontrol negara dan peluang ekonomi. Di daratan, regulasi ketat digunakan untuk mengendalikan risiko keuangan, sementara Hong Kong dimanfaatkan sebagai "wilayah administratif khusus" untuk menghindari tertinggal dari kompetisi global. Pengalaman dari kasus token palsu dan pelajaran masa lalu mendorong pendekatan yang lebih matang dan canggih.

Ke depan, seberapa jauh eksperimen di Hong Kong akan mempengaruhi kebijakan daratan, dan sejauh mana digital yuan bisa diinternasionalisasi, akan menjadi faktor penting dalam arah strategi aset kripto China. Setidaknya, tanda-tanda bahwa mereka beralih dari larangan total menuju pendekatan yang lebih strategis dan fleksibel sudah mulai terlihat.
XRP-1,12%
LTC-1,32%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan