Kementerian Perdagangan China telah menunjukkan tindakan. Mereka mengumumkan perintah untuk membatalkan sanksi terhadap lima perusahaan China yang terkait dengan perdagangan minyak mentah dari Iran dan dikenai sanksi oleh AS.



Secara spesifik, lima perusahaan tersebut adalah Hengli Petrochemical, Shandong Shouguang Luxing Petrochemical, Shandong Jincheng Petrochemical Group, Hebei Xinhai Chemical Group, dan Shandong Shengxing Chemical. Perusahaan-perusahaan ini terdaftar dalam "Daftar Warga Negara Khusus" berdasarkan Perintah Presiden AS Nomor 13902 dan 13846, dan telah dikenai sanksi pembekuan aset serta larangan bertransaksi.

Juru bicara Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa mereka secara konsisten menentang sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa maupun hukum internasional. Perintah penghentian ini diposisikan sebagai langkah konkret untuk "menghalangi penerapan tidak adil dari hukum asing di luar yurisdiksinya."

Yang menarik adalah penekanan Kementerian Perdagangan China bahwa tindakan ini adalah langkah untuk melindungi hak dan kepentingan yang sah dari perusahaan domestik. Mereka menyatakan bahwa hal ini tidak akan mempengaruhi pemenuhan kewajiban internasional, sambil tetap menunjukkan sikap bahwa investasi asing juga dilindungi secara legal.

Ke depan, Kementerian Perdagangan China akan terus memantau penerapan hukum dan langkah-langkah yang tidak adil dari luar negeri. Jika situasi serupa terdeteksi, mereka siap menanggapi sesuai hukum. Perintah penghentian ini akan berlaku segera sejak diumumkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan