Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini melihat laporan dari Wall Street Journal, pergerakan militer Amerika Serikat kembali menarik perhatian. Tindakan Pentagon kali ini cukup besar, langsung mengirim tiga kapal perang dan ribuan tentara Marinir tambahan ke Timur Tengah.
Secara spesifik, kelompok operasi amfibi BOXER dari California dan sekitar 2200 hingga 2500 tentara Marinir dari Pasukan Ekspedisi Marinir ke-11 sedang menuju pangkalan Komando Pusat Amerika Serikat. Komando ini bertanggung jawab atas operasi militer Amerika di seluruh kawasan Timur Tengah. Perlu dicatat bahwa ini adalah kali kedua dalam satu minggu terakhir militer AS melakukan penempatan besar-besaran.
Sepekan sebelumnya, Pentagon telah mengirim kapal perang Trípoli yang berbasis di Jepang dan satu skuadron Marinir ke-31 ke wilayah tersebut. Tampaknya, mobilisasi kekuatan militer AS di Timur Tengah cukup sering terjadi.
Yang menarik, Trump baru saja menyatakan sehari sebelum laporan ini dirilis bahwa sementara ini tidak ada rencana menempatkan pasukan darat di Iran. Namun, dari penempatan militer saat ini, keberadaan militer AS di kawasan Timur Tengah memang semakin diperkuat. Mobilisasi besar-besaran ini biasanya menandakan perubahan situasi regional, sehingga patut untuk terus dipantau.