Belum lama ini ketegangan geopolitik di sekitar perang Irak meningkat, dan pengaruhnya sudah terlihat jelas pada Bitcoin. Jika dibandingkan dengan emas, performa Bitcoin menunjukkan kekuatan yang cukup besar.



Menurut data, di tengah meningkatnya risiko geopolitik seperti perang Irak, rasio Bitcoin terhadap emas naik dari sekitar 35% menjadi sekitar 36%. Artinya, dalam periode yang sama, Bitcoin mengungguli emas sekitar 36%. Dulu, saat terjadi keadaan darurat, emas biasanya yang dibeli, tetapi sekarang tampaknya Bitcoin semakin mengukuhkan posisinya sebagai tempat pelarian aset.

Ketika risiko geopolitik seperti perang Irak muncul, pasar cenderung mencari alat penyimpan nilai. Dimana Bitcoin mulai dipilih, ini menunjukkan bahwa baik investor institusi maupun individu mulai mengakui aset digital sebagai peran tersebut. Ini adalah perkembangan yang menarik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan