Akhir-akhir ini saya menyelami data pasar tahun 2025, dan ada sesuatu yang cukup mencolok terjadi dalam perdagangan derivatif yang kebanyakan orang masih tidur.



Menurut laporan tahunan CoinGecko, pasar kontrak perpetual mengalami perombakan besar tahun lalu. Perdagangan DEX perps melonjak dengan kenaikan 346% menjadi $6,7 triliun dalam volume, sementara pertukaran terpusat justru mengalami penurunan open interest sebesar 20,8% selama periode yang sama. Itu bukan sekadar pergeseran angka—ini adalah aliran modal secara sistematis dari CEX menuju infrastruktur terdesentralisasi.

Yang menarik perhatian saya adalah alasannya. Bukan hype atau insentif token. Ini murni efisiensi modal. Dengan kontrak perpetual, Anda dapat mengendalikan eksposur Bitcoin yang sama dengan sebagian kecil modal dibandingkan perdagangan spot. Anda bisa mendapatkan keuntungan saat harga turun, melakukan lindung nilai tanpa menjual (menghindari pemicu pajak), dan memindahkan uang di berbagai posisi secara bersamaan. Setiap dolar bekerja lebih keras di perps daripada di pasar spot.

Plot twist yang sebenarnya? Dua platform DEX masuk ke dalam 10 besar secara global. Hyperliquid menempati posisi ketujuh dengan volume tahunan sebesar $2,9 triliun—lebih dari dua kali lipat dari yang diproses oleh CEX besar tertentu. Lighter juga masuk di posisi kesepuluh. Setahun lalu, orang masih bercanda tentang pengalaman pengguna DEX yang kurang mulus. Pada 2025, narasi itu benar-benar runtuh. Platform-platform ini menyamai antarmuka level CEX, memotong biaya ke tingkat kompetitif, dan menyelesaikan masalah throughput dengan infrastruktur Layer 1 khusus.

Langkah Hyperliquid sangat menarik. Mereka membangun blockchain mereka sendiri yang dioptimalkan khusus untuk perdagangan derivatif—waktu konfirmasi kurang dari satu detik, lebih dari 20.000 pesanan per detik, tanpa slippage. Keunggulan infrastruktur itulah yang membedakan mereka dari yang lain.

Kemudian muncul HIP-3 di akhir 2025, yang jujur terasa seperti titik balik. Pembuatan pasar perpetual tanpa izin berarti siapa saja sekarang bisa meluncurkan derivatif apa pun dengan feed harga yang andal. Tiba-tiba Hyperliquid bukan sekadar bursa kripto—itu menjadi infrastruktur keuangan global 24/7. Ada komoditas (emas, minyak, kontrak berjangka pertanian), eksposur sintetis ekuitas pra-IPO, bahkan pasar prediksi dan derivatif cuaca.

Kontras dengan pasar tradisional sangat mencolok. NYSE tutup pukul 4 sore. CME berhenti Minggu malam. Pasar perpetual on-chain tidak pernah tutup. Ketika berita besar muncul di hari Minggu dan pasar tradisional gelap, platform ini sudah menilainya secara real-time. Itu adalah keunggulan struktural yang bertambah seiring waktu.

Data CoinGecko menunjukkan dengan jelas: 10 besar pertukaran perpetual mencatat volume sebesar $92,9 triliun, dan momentumnya semakin cepat. Open interest DEX melonjak 229,6% sementara open interest CEX menyusut. Ini bukan sekadar trader bermain-main—ini adalah reposisi modal yang serius.

Intinya? Kontrak perpetual kini menjadi kekuatan dominan dalam penemuan harga kripto, dan platform terdesentralisasi tidak lagi sekadar mengejar ketertinggalan. Mereka sudah mengejar dan mulai menentukan irama. Kesenjangan infrastruktur yang dulu ada antara CEX dan DEX? Sudah tertutup. Yang tersisa hanyalah adopsi pasar dan pendalaman likuiditas.

Jika Anda masih menganggap DEX sebagai eksperimen atau sekunder, angka 2025 ini menunjukkan Anda mungkin tertinggal dari kurva dalam hal ini.
BTC0,73%
HYPE-2,95%
LIT-4,22%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan