Pasar Saham India Jatuh 1200 Poin: Berikut Yang Perlu Diketahui

Pasar saham India menghadapi penurunan tajam hari ini, dengan Sensex dan Nifty 50 turun lebih dari 1%. Sensex telah turun hampir 1200 poin menjadi 76.166, sementara Nifty 50 turun ke level terendah harian 23.845. Mari kita bahas apa yang menjadi penyebab penurunan pasar ini, dan apa yang perlu Anda ketahui sebelum berinvestasi.

Mengapa Pasar Saham India Rontok?

Sumber: WatcherGuru

Salah satu faktor utama di balik penurunan pasar saham adalah meredupnya harapan terhadap pembicaraan damai AS-Iran. Kedua negara gagal mencapai kesepakatan, dan peluang untuk eskalasi kembali sangat tinggi. Ketegangan di Selat Hormuz telah menyebabkan lonjakan harga minyak, yang telah naik lebih dari $100 per barel. India mengimpor 85%-90% kebutuhan minyaknya, dan lonjakan harga ini mungkin sudah mulai terasa. Beberapa laporan menyebutkan bahwa kenaikan harga bahan bakar akan menjadi “tak terhindarkan.” Kenaikan harga bahan bakar kemungkinan akan menimbulkan tantangan bagi pasar saham India.

Perdana Menteri Narendra Modi juga mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah-langkah seperti Covid-19 guna mengatasi krisis yang sedang berlangsung. Dalam pidatonya baru-baru ini, Modi meminta masyarakat untuk kembali menerapkan praktik bekerja dari rumah, mengurangi perjalanan yang tidak perlu, mengurangi konsumsi minyak nabati, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia impor. Perdana Menteri juga meminta masyarakat untuk mengurangi pembelian emas.

Baca Juga: Apakah Saham Amazon Akan Menembus $500? Wall Street Mengincar $3T Value

Menurut VK Vijayakumar, Kepala Strategi Investasi, Geojit Investments, pidato Modi mungkin telah mempengaruhi pasar saham lebih dari faktor lain. Vijayakumar menyatakan, “Panggilan seperti ini memiliki implikasi negatif terhadap pertumbuhan ekonomi dan, akibatnya, terhadap pendapatan perusahaan juga. Menurut saya, hal ini lebih mempengaruhi pasar daripada ketidakpastian geopolitik seputar Iran.

Apakah Ini Waktu yang Tepat Untuk Membeli?

Membeli saat harga turun adalah strategi investasi populer di mana Anda mengambil posisi panjang saat pasar sedang turun dan menjual saat naik. Meskipun penurunan saat ini bisa menjadi titik masuk yang menarik, ada kemungkinan bahwa pasar bisa turun lebih jauh lagi. Rupee sedang berjuang untuk mempertahankan momentum, dan bisa mengalami penurunan lebih lanjut. Penurunan rupee ini dapat menimbulkan tantangan lebih lanjut dalam pengadaan minyak, yang bisa mempengaruhi pasar saham lebih jauh.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan