Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Telegram merebut kembali kendali TON setelah 6 tahun. Ini bukan sekadar kembalinya sebuah proyek, melainkan mungkin menjadi titik balik besar bagi seluruh pasar kripto.
Tweet Pavel Durov menjadi pemicu meningkatnya perhatian terhadap ekosistem TON secara tiba-tiba. Pada pengumuman 4 Mei, terungkap bahwa Telegram akan menjadi penggerak utama menggantikan Yayasan TON dan berperan sebagai validator terbesar. Sejak hari ketika operasi harus dihentikan karena gugatan SEC pada tahun 2020, akhirnya setelah enam tahun, Telegram kembali mengambil kendali TON.
Dalam dua tahun terakhir, Telegram secara bertahap mengintegrasikan TON melalui mini aplikasi dan fitur dompet. Tahun lalu, mereka secara resmi menetapkan TON sebagai mitra blockchain eksklusif. Dengan kata lain, peralihan dari mitra menjadi pemimpin adalah kelanjutan dari strategi jangka panjang.
Dalam rencana peningkatan bertahap berjumlah tujuh yang dimulai dari April berjudul "Make TON Great Again (MTONGA)", hasil besar sudah terlihat. Kecepatan pemrosesan jaringan TON meningkat sekitar 10 kali lipat, kecepatan pembuatan blok meningkat 6 kali, dan waktu konfirmasi transaksi dipersingkat menjadi kurang dari 1 detik. Biaya juga diturunkan ke tingkat yang sangat rendah, dengan biaya sekitar 0,00039 TON (sekitar 0,05 sen AS) per transaksi, hampir gratis.
Mengapa Telegram begitu berinvestasi dalam TON? Ada beberapa faktor di baliknya. Pertama, lingkungan regulasi pasar kripto yang membaik secara signifikan, menghilangkan hambatan utama untuk masuk kembali Telegram. Kedua, Telegram sendiri telah membangun arus kas yang stabil. Pendapatan kuartal pertama 2025 mencapai 870 juta dolar, meningkat 65% dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga mereka memiliki kekuatan finansial untuk terus berinvestasi di TON.
Selain itu, jumlah pengguna aktif bulanan Telegram saat ini lebih dari 1 miliar, dan platform ini telah berkembang dari sekadar aplikasi pesan menjadi platform super yang mengintegrasikan jejaring sosial, konten, perdagangan, dan Web3. Fungsi TON sebagai satu-satunya infrastruktur blockchain di platform ini adalah kekuatan utama dalam penyebarannya.
Respon pasar juga cepat. Setelah pengumuman Durov, harga TON meningkat lebih dari 66% dalam 30 hari terakhir, dan saat ini diperdagangkan sekitar 2,30 dolar. Meme coin dalam ekosistem juga langsung ramai dan menunjukkan kenaikan besar dalam waktu singkat.
Namun, ada kekhawatiran juga. Ekosistem TON sangat bergantung pada Telegram. Hampir semua aktivitas didominasi oleh NFT dan mini aplikasi gaming, sementara bidang lain seperti infrastruktur, DeFi, dan AI masih dalam tahap awal. Ketergantungan berlebihan pada satu platform dapat menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan jangka panjang.
Selain itu, jumlah pengguna on-chain mulai menurun dari puncaknya, dan total nilai terkunci (TVL) turun dari sekitar 760 juta dolar ke sekitar 77 juta dolar. Meskipun efisiensi meningkat, kekhawatiran tentang desentralisasi juga meningkat. Jika Telegram menghadapi tekanan regulasi global, pengguna dan aset TON juga berpotensi terkena dampak.
Dari segi token, Telegram membatasi kepemilikan sekitar 10%, sementara sisanya dijual melalui lock-up diskon untuk investor jangka panjang. Durov menyatakan bahwa partisipasi Telegram akan memperkuat desentralisasi jaringan dan menciptakan kondisi agar peserta utama lain dapat bergabung sebagai validator.
Bagaimanapun, bagi TON yang selama ini mengalami masa sulit, kehadiran kembali Telegram dan dukungan pribadi Durov telah meningkatkan ekspektasi pasar secara signifikan. Telegram memang awalnya adalah aplikasi pesan, tetapi kini telah bertransformasi menjadi platform inti dalam ekosistem Web3. Seberapa jauh TON akan berkembang, dan bagaimana perkembangan selanjutnya, menjadi perhatian utama.