Belakangan ini saya memikirkan sebuah pertanyaan menarik, mengapa proyek NFT yang terlihat paling "tidak halus" yaitu mfers justru menjadi komunitas yang paling hidup?



Kita semua tahu konsep budaya kematian. Ini bukan hal baru, dari gerakan "berbaring" di China hingga disenchantment terhadap sakralitas kerja di Barat, semua orang muda di seluruh dunia menggunakan cara yang sama untuk mengekspresikan: kita sudah tidak tertarik lagi dengan narasi besar itu. 996, kompetisi internal, kegagalan mimpi Amerika... semua ini membuat orang mulai merenung apa itu "energi positif".

Seneca, desainer BAYC, pernah berkata, inti dari monyet bosan adalah: seekor monyet yang meskipun memiliki semua uang dan waktu di dunia, tetap merasa bosan dengan hidup. Setting ini sebenarnya mencerminkan rasa nihilisme eksistensial. Tapi desainer mfers, Sartoshi, lebih langsung—karakter stickman yang menguap, santai bersandar di kursi sambil mengendalikan keyboard, adalah gambaran nyata dirinya di Web3.0.

Kedua proyek ini menangkap semangat zaman, tapi perbedaannya adalah, BAYC akhirnya menuju ke elitisme—harga tinggi, narasi kompleks, pengenalan unsur horor tubuh. Sedangkan mfers berlawanan arah. Gaya gambarnya yang kasar banget, karakter stickman yang minimalis, justru menjadi senjata utamanya.

Mengapa? Karena mfers benar-benar memahami inti dari budaya kematian—sikap yang lugas, self-deprecating, dan apatis. Seperti meme internet, model karakter mfers memiliki daya tarik melampaui waktu dan ruang. Melihat mfers itu seperti melihat proyeksi diri kita di dunia virtual.

Di sini perlu dijelaskan makna sebenarnya dari mfers. Sartoshi bilang, mfers adalah singkatan dari "motherfuckers", dalam konteks bahasa Mandarin yang lebih blak-blakan bisa diartikan "bajingan kecil". Nama ini sendiri membawa semangat pemberontakan—tanpa pemolesan, tanpa kemasan, ekspresi paling murni. Dan justru karena kejujurannya, komunitas mfers dengan senang hati menerima identitas ini.

Tapi yang lebih penting lagi, mfers mewujudkan otonomi komunitas yang sesungguhnya dalam kerangka desentralisasi Web3. Sartoshi mengklaim, di dunia mfers, kita semua adalah mfers. Ini bukan omong kosong—mfers adalah proyek pertama di Web3.0 yang secara aktif melepaskan hak kekayaan intelektual, bahkan tanpa adanya tim proyek. Kekuasaan sepenuhnya tersebar ke setiap pemilik.

Di Discord mfers, anggota bahkan bisa mempromosikan proyek NFT lain, meskipun itu bisa mengancam kepentingan pemegang awal, komunitas tetap mendorong dan sukarela membantu promosi. Mengapa? Karena mereka tidak menyebarkan sebuah proyek, melainkan sebuah semangat—semangat desentralisasi, kesetaraan, dan kebebasan.

Inilah nilai sejati dari mfers. Ia bukan sekadar proyek NFT, melainkan subkultur baru di bawah postmodernisme. Sejarawan Prancis, Maffesoli, pernah bilang, subkultur pasca-modern lebih mengarah ke suasana atau kondisi mental tertentu, bukan struktur organisasi tradisional. mfers adalah seperti itu—memberikan identitas, rasa memiliki, dan tempat di dunia virtual untuk benar-benar menjadi diri sendiri.

Di era pasca kapitalisme, setiap orang merasa sedikit terasing dan teralienasi. Pengaturan dan pengawasan di kehidupan nyata membuat sesak. Apa yang ditawarkan mfers? Tidak ada raja, tidak ada penguasa, tidak ada peta jalan yang jelas. "Tanpa peta jalan" ini justru menjadi peta jalan paling jelas bagi mfers.

Inilah mengapa mfers bisa menonjol di antara banyak proyek NFT yang indah secara visual. Bukan karena kualitas seni tertinggi, tapi karena mereka paling jujur mencerminkan kondisi mental generasi ini. Mereka memadukan budaya kematian, postmodernisme, dan prinsip desentralisasi Web3.0 secara sempurna, menciptakan komunitas yang benar-benar milik setiap orang.

Sekarang saya mengerti, keberhasilan mfers bukan kebetulan. Ia adalah kombinasi sempurna dari semangat zaman, kesadaran budaya, dan cita-cita teknologi. Di era penuh nihilisme ini, mfers dengan gambar paling sederhana mengingatkan kita: kita semua bisa menjadi mfers, dan kita semua berhak bersuara di dunia Web3.0.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan