Belakangan ini saya menyadari sebuah fenomena yang cukup menarik. Naval sendiri turun tangan langsung, menjabat sebagai ketua Komite Investasi USVC. Tindakan ini sendiri sudah menunjukkan banyak hal.



Perlu diketahui, Naval tidak pernah menjadi tipe orang yang mudah mendukung produk keuangan. Identitasnya sangat kompleks—pendiri bersama AngelList, simbol semangat kewirausahaan Silicon Valley, dan simbol pemikiran yang lama diperhatikan di dunia Web3. Ketika dia memilih untuk turun langsung, ini sudah melampaui level "peluncuran dana baru tertentu".

Saya rasa ini lebih seperti peningkatan ritel dari infrastruktur pendanaan startup selama sepuluh tahun terakhir yang dilakukan AngelList. Dulu AngelList menghubungkan lingkaran kecil pengusaha, angel investor, dan manajer dana. Sekarang, mereka ingin mengubah hak akses investasi ventura yang sebelumnya hanya milik segelintir orang menjadi pintu masuk yang bisa diakses oleh orang biasa.

Ciri paling langsung dari USVC adalah ambang batas yang rendah—mulai dari 500 dolar AS, tanpa perlu pengakuan sebagai investor terverifikasi. Portofolio awal termasuk nama-nama seperti OpenAI, Anthropic, xAI. Tapi ini bukan hanya menjual keranjang saham AI yang terkenal, di baliknya mencerminkan masalah yang semakin tajam: ketika kekuatan pertumbuhan teknologi paling besar terjadi di pasar swasta, apakah orang biasa masih bisa ikut serta lebih awal dalam masa depan?

Perubahan paling brutal dalam sepuluh tahun terakhir sebenarnya adalah ini—garis waktu penciptaan kekayaan secara keseluruhan maju ke depan. Banyak perusahaan terpenting sudah menyelesaikan beberapa putaran pendanaan besar dan lonjakan nilai sebelum masuk ke pasar publik. Ketika investor biasa akhirnya bisa membeli melalui IPO, ceritanya sudah diceritakan berulang kali, dan valuasi sudah cukup dihargai oleh putaran modal sebelumnya. Alpha sejati sudah lama diambil oleh modal swasta.

Lihat saja contoh Manus yang jelas. Benchmark memimpin putaran pendanaan sebesar 75 juta dolar AS pada April 2025, saat Manus dinilai sekitar 500 juta dolar AS. Beberapa bulan kemudian, Meta menyelesaikan akuisisi dengan nilai lebih dari 2 miliar dolar AS. Modal awal mendapatkan sekitar 4 kali lipat pengembalian buku dalam waktu yang sangat singkat. Inilah daya tarik utama dari modal ventura—Alpha sejati sering terjadi saat orang biasa belum punya hak masuk.

Mengapa kehadiran Naval sangat penting? Bukan hanya karena pengaruhnya, tetapi karena dia mewakili pemahaman mendalam tentang kewirausahaan, modal, dan jaringan. Salah satu hal terpenting yang dilakukan AngelList dulu adalah melonggarkan sebagian dari pendanaan startup yang sebelumnya tertutup rapat. Hari ini, apa yang dilakukan USVC, dalam arti tertentu, adalah kelanjutan dari logika yang sama—mengurangi hambatan masuk orang biasa ke aset modal ventura.

Namun, ada masalah nyata di sini. USVC bukan ETF, aset dasarnya adalah bagian dari perusahaan swasta dan dana swasta, secara alami memiliki karakteristik likuiditas rendah, valuasi tidak transparan, dan siklus keluar yang panjang. Tim menyebutkan bahwa mereka berharap bisa memungkinkan penebusan dana maksimal 5% setiap kuartal di masa depan, tetapi ini tidak berarti bisa keluar kapan saja.

Biaya juga harus diperhatikan dengan serius. Biaya all-in tahun pertama adalah 2,5%. Sekilas terlihat tinggi, tetapi jika dibandingkan dengan struktur 2/20 dari VC tradisional (2% biaya pengelolaan per tahun dan 20% dari keuntungan), situasinya menjadi lebih kompleks. USVC mengklaim bahwa 2,5% ini sudah termasuk biaya dana dasar, dan AngelList menanggung sebagian biaya tersebut di tahun pertama.

Pertanyaan utama adalah—apakah USVC bisa terus mendapatkan aset swasta berkualitas tinggi yang benar-benar langka, tidak bisa diakses orang biasa, dan valuasinya tetap menarik, melalui jaringan di balik Naval dan AngelList? Jika hanya mengemas ulang aset bintang tahap akhir yang sudah sangat mahal di pasar untuk investor ritel, maka 2,5% ini sulit dikatakan murah. Tapi jika mereka bisa menawarkan hak ventura yang nyata, langka, dan layak dibayar, maka biaya ini lebih seperti biaya masuk ke jaringan modal ventura.

Yang menarik, di sini terjadi pertemuan halus antara USVC dan narasi Web3. Dulu Web3 selalu berbicara tentang kesetaraan keuangan—DeFi memungkinkan orang biasa meminjam dan berdagang di blockchain, RWA berusaha membawa aset nyata ke blockchain. Tapi USVC mengambil jalur lain, mereka tidak membuka melalui Token, melainkan melalui dana terdaftar SEC, saluran distribusi yang sesuai regulasi, dan efek jaringan seperti Naval, membawa eksposur aset teknologi swasta yang sebelumnya tertutup ke investor biasa.

Jalur berbeda, tetapi masalah dasar sama: siapa yang berhak memiliki masa depan? USVC mungkin bukan tiket menuju keuntungan pasti, tetapi lebih seperti tiket yang memungkinkan lebih awal mendekati masa depan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan