Belakangan ini, pernyataan dari ahli strategi cryptocurrency, Mark Moss, menjadi perbincangan hangat. Prediksinya bahwa Bitcoin akan mencapai 45 juta dolar pada tahun 2050, meskipun banyak orang yang mendengarnya berpikir, "Eh, benar-benar?"



Namun analisis Moss cukup menarik. Siklus inovasi teknologi selama 50 tahun, keranjang penyimpanan nilai global, latar belakang geopolitik de-dolarisasi. Menggabungkan beberapa faktor ini, angka tersebut memang menjadi lebih meyakinkan.

Hal pertama yang menjadi perhatian adalah banyak orang yang berpikir, "Saya ingin menjadi kaya dalam semalam." Tapi Moss menunjukkan bahwa ini adalah psikologi yang lahir dari kekurangan sistem mata uang fiat. Karena inflasi mengikis pendapatan riil, orang harus mengambil risiko yang lebih ekstrem. Fakta bahwa 75% pemenang lotere bangkrut dalam waktu 5 tahun juga menunjukkan betapa berbahayanya investasi yang bergantung pada keberuntungan.

Lalu, bagaimana dengan Bitcoin? Menurut Moss, ini adalah "strategi akumulasi kekayaan perlahan." Dalam 5 tahun terakhir, Bitcoin menghasilkan sekitar 85% per tahun, dan dalam 3 tahun terakhir rata-rata 60%. Sementara itu, pasar saham tradisional dan S&P 500 hanya sekitar 7-8% per tahun. Melihat perbedaan ini, potensi Bitcoin menuju 2050 menjadi semakin jelas.

Namun, yang penting adalah pengelolaan portofolio. Jika mengejar pengembalian 100 kali lipat, sebaiknya hanya menggunakan sebagian kecil dari dana. Menyadari pengembalian setelah penyesuaian risiko adalah dasar dari investasi profesional.

Dalam prediksinya, Moss menyebutkan bahwa jika Bitcoin menguasai 20% dari kapitalisasi pasar dunia, maka akan mencapai 45 juta dolar, dan jika menjadi mata uang global bersama, bisa naik hingga 400 juta sampai 500 juta dolar. Menurut perkiraan Congressional Budget Office, kapitalisasi pasar dunia pada 2050 diperkirakan mencapai sekitar 8.000 triliun dolar, jadi perhitungan ini masuk akal.

Cerita tentang Bitcoin di tahun 2050 mungkin terdengar melampaui akal, tetapi jika mempertimbangkan inovasi teknologi dan perubahan geopolitik, ini bukan hal yang tidak mungkin. Dolar telah kehilangan 99% nilainya selama 110 tahun terakhir, dan keputusan NATO membekukan rekening bank Rusia memberi peringatan kepada dunia. Negara-negara BRICS juga mencari mata uang sendiri, dan de-dolarisasi sedang berlangsung di berbagai negara.

Nilai sebenarnya dari memegang Bitcoin bukan hanya dari kenaikan harga semata. Seperti yang ditunjukkan Moss, itu akan mengubah cara berpikir Anda. Karena fiat kehilangan 8-10% daya beli setiap tahun, memegang Bitcoin membuat orang lebih berhati-hati dan mempertanyakan apakah sesuatu benar-benar diperlukan saat ini. Kebiasaan konsumsi pun berubah, dan orang menjadi lebih bijaksana dalam pengambilan keputusan.

Harga BTC saat ini sekitar 81.000 dolar. Bagaimana pergerakannya ke depan tidak ada yang tahu pasti, tetapi merujuk pada analisis Moss, memiliki pandangan jangka panjang bisa berpotensi mengubah hidup. Bukan untuk mencari keuntungan cepat seperti judi, tetapi memahami kekuatan bunga majemuk dan membangun kekayaan secara bertahap. Mungkin itulah cara sebenarnya membangun kekayaan di era Bitcoin.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan