Belakangan ini, saya membaca wawancara Gavin Wood dan banyak berpikir. Dia adalah salah satu pendiri Ethereum dan pencipta Polkadot, dan dalam wawancara selama tiga jam itu dia berbicara tentang karier dan filosofi teknologinya, tetapi yang paling menarik adalah bagian tentang "dari mana ide inovatif berasal."



Menurut Gavin Wood, ide proyek besar seperti EVM dan Polkadot tidak lah lahir secara terencana. Sebaliknya, rasanya seperti potongan-potongan yang sudah ada secara acak menyatu seperti puzzle saat berjalan-jalan atau mandi. Berbeda sama sekali dengan cara Elon Musk yang menetapkan tujuan seperti "pergi ke Mars" terlebih dahulu dan kemudian menghitung mundur untuk mewujudkannya.

Yang menarik dari pendekatan Gavin Wood adalah bahwa itu adalah "inovasi bertahap." Dia menggabungkan pengetahuan dan teknologi yang sudah ada, bidang matematika, teknik, perangkat lunak sumber terbuka, bahkan pandangan dunia manusia yang abstrak sebagai "komponen," dan menciptakan nilai baru. Dalam proses ini, dia menambahkan kreativitas intelektual.

Namun, di sini muncul masalah "kekhawatiran pelopor." Jika terlalu maju dalam zaman, orang bisa salah paham. Gavin Wood sendiri juga mengatakan bahwa dia menghadapi masalah yang sama dengan protokol JAM yang sedang dikembangkan. Karena protokol tersebut kompleks dan berbeda jauh dari metode yang sudah ada, sulit bagi orang untuk memahami mengapa mereka membutuhkannya dan apa keunggulannya.

Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya menjelaskan ide dengan kata-kata yang dapat dipahami pasar dan target audiens. Contoh klasiknya adalah internet. Pada tahap awal, internet menyebar karena manfaat sederhana seperti "pesan yang membutuhkan satu hari kini bisa sampai dalam beberapa menit." Konsep email yang sudah akrab membantu orang segera menyadari nilai internet.

Secara pribadi, cerita Gavin Wood tentang masa kecilnya juga sangat berkesan. Dia dibesarkan dalam keluarga tunggal, ayahnya kasar, dan pengalaman itu menumbuhkan rasa syukur yang mendalam terhadap "lingkungan yang aman." Dia juga berbicara tentang pentingnya memahami akar pola perilaku sendiri, dan meskipun dia tidak menjalani terapi psikologis, dia suka menganalisis dan berpikir tentang sesuatu.

Gavin Wood juga berbicara tentang budaya Jepang yang menarik. Dia memiliki rumah di Jepang dan sangat menghargai semangat pelayanan serta perhatian terhadap detail. Di sisi lain, dia juga menyukai pub Inggris, kari, dan keju. Latar belakang pribadi seperti ini mungkin memengaruhi filosofi teknologinya.

Pada akhirnya, yang ingin disampaikan Gavin Wood adalah bahwa pencarian pemahaman intelektual yang mendalam dapat membawa kemajuan besar. Alih-alih mencari hasil praktis secara langsung, memperdalam pemahaman dasar dapat mengarah pada pencapaian besar yang tak terduga. Ini juga merupakan pesan bahwa pengembangan teknologi harus dilihat dari perspektif jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan