Wall Street mulai memfokuskan perhatian pada aset kripto dalam beberapa tahun terakhir ini, dan benar-benar terjadi perubahan yang dramatis. Pada tahun 2020, investasi dalam aset kripto dianggap sebagai risiko karier, tetapi sekarang situasinya telah berubah di mana investor institusional besar sedang mempertimbangkan untuk masuk secara serius. Pada titik balik ini, mari kita rangkum apa yang telah terjadi.



Pertama-tama, perhatian utama tertuju pada gerak besar dari lembaga pengelola aset besar. Kehadiran pemain raksasa seperti BlackRock ke pasar telah mengubah persepsi dari aset kripto yang semula hanya sebagai instrumen spekulasi menjadi infrastruktur keuangan yang fundamental. Para praktisi keuangan konvensional menyadari bahwa teknologi blockchain dapat secara bersamaan mewujudkan percepatan transaksi, pengurangan biaya, peningkatan transparansi, dan penguatan keamanan. Untuk mencegah krisis yang disebabkan oleh kurangnya transparansi seperti krisis keuangan tahun 2008, teknologi ini memiliki nilai esensial.

Yang menarik adalah bahwa aset kripto lahir bukan dari Wall Street, melainkan dari pengguna umum. Oleh karena itu, aset ini berkembang di luar kerangka regulasi tradisional. Para eksekutif lembaga keuangan besar awalnya bersikap konservatif, karena alasan ini. Tapi sekarang, mereka benar-benar belajar kembali secara serius. Mereka menganggap stablecoin sebagai aplikasi utama, dan tidak melihatnya sebagai mata uang pengganti dolar AS, melainkan sebagai alat untuk membangun kembali infrastruktur keuangan.

Setelah masa pembatasan dari 2023 hingga 2024, sikap pemerintah berubah 180 derajat. Pembuatan undang-undang GENIUS, inisiatif baru SEC terkait aset kripto, dan izin alokasi aset kripto dalam rencana 401(k), semuanya menunjukkan bahwa lingkungan regulasi sedang berkembang pesat. Dimulai dari konversi surat utang jangka pendek menjadi stablecoin, dan secara bertahap menuju blockchainisasi aset konvensional, jalur ini mulai terlihat.

Dengan memanfaatkan kontrak pintar, biaya IPO yang mencapai puluhan juta dolar dapat dikurangi sambil tetap menjaga transparansi pengungkapan SEC. Ini akan mendorong efisiensi keuangan ke tingkat yang baru. Karena Wall Street adalah industri yang telah berinvestasi dalam teknologi, mengikuti tren ini adalah langkah alami.

ETF aset kripto telah menjadi produk yang sukses, tetapi investor institusional besar yang sesungguhnya belum benar-benar masuk. ETF Bitcoin hanya menyumbang sekitar 7% dari total pasokan, dan masuknya dana pensiun serta dana pemerintah dalam jumlah besar masih akan datang. Dengan kata lain, pengakuan bahwa aset ini adalah pilihan investasi alternatif masih dalam tahap awal.

Ada beberapa pendorong pertumbuhan utama dalam lima tahun ke depan. Masuknya dana 401(k), ketidakpuasan generasi muda terhadap hasil konvensional, integrasi AI dan aset kripto, serta transfer kekayaan dari generasi Baby Boomer ke generasi muda. Khususnya, sinergi dengan AI sangat besar. AI membutuhkan blockchain untuk verifikasi konten dan sistem pembayaran terenkripsi untuk transaksi keuangan cepat antar agen AI. Ini bukan hanya sebagai alternatif investasi cryptocurrency, melainkan sebagai infrastruktur penting di era AI.

Jika kolaborasi antara Departemen Keuangan AS dan Federal Reserve menjadi terlihat, maka lingkungan dengan suku bunga rendah dan inflasi tinggi akan berlanjut. Kondisi ini secara tradisional menguntungkan aset kripto yang tidak memberikan hasil. Selain itu, kemajuan regulasi stablecoin dan integrasi aset konvensional ke dalam blockchain akan semakin menurunkan hambatan masuk.

Tentu saja, ada risiko juga. Risiko likuidasi dari perusahaan keuangan dengan leverage tinggi, serta kerentanan keamanan dari lembaga keuangan konvensional. Koreksi sekitar 30% sangat mungkin terjadi. Tapi, kemungkinan keruntuhan yang menghancurkan relatif rendah. Infrastruktur saat ini, lingkungan regulasi, dan penerimaan dari investor institusional jauh lebih matang dibandingkan siklus sebelumnya.

Pada akhirnya, ini bukan sekadar gagasan berinvestasi sebagai pengganti cryptocurrency, melainkan sebuah transformasi struktural untuk meningkatkan efisiensi seluruh sistem keuangan. Ini bukan hanya penambahan kelas aset, melainkan awal dari proses besar untuk membangun kembali infrastruktur keuangan secara menyeluruh.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan