Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini, saat saya mengamati pergerakan MicroStrategy (MSTR), ada satu hal yang saya pikirkan. Penilaian perusahaan yang memiliki cadangan Bitcoin mungkin memerlukan sudut pandang yang sama sekali berbeda dari investasi saham konvensional.
Banyak investor tetap mencoba menilai perusahaan berdasarkan rasio harga terhadap laba (PER) atau rasio nilai buku bersih. Tapi, untuk perusahaan yang secara strategis mengakumulasi Bitcoin, indikator yang benar-benar harus dilihat adalah jumlah Bitcoin yang dimiliki per saham. Ini adalah konsep yang sama persis dengan arus kas bebas per saham (FCF per saham). Jika pertumbuhan FCF sebesar 15% per tahun dianggap "luar biasa", maka mengingat Bitcoin telah mencatat tingkat pertumbuhan majemuk tahunan sebesar 60-80% selama 10 tahun terakhir, perbedaan ini sangat signifikan.
Di sinilah muncul konsep mNAV. Rasio ini adalah perbandingan kapitalisasi pasar terhadap nilai aset bersih, tetapi ini bukan sekadar alat penilaian, melainkan menunjukkan kekuatan operasional perusahaan, kemampuan penggalangan dana, dan kepercayaan investor terhadap strategi Bitcoin-nya — saya anggap ini sebagai "PER baru". Jika rasio P/B dari S&P 500 saat ini sekitar 5,4 dan kisaran historisnya adalah 1,5 hingga 5,5, maka rata-rata mNAV MSTR selama ini sangat mirip.
Mengapa investor bersedia membayar premi untuk aset dasar seperti Bitcoin? Ada tiga alasan. Pertama, kepercayaan terhadap rencana pertumbuhan. Perusahaan dapat memperluas portofolio lebih cepat daripada individu. Kedua, akses ke modal yang murah. Instrumen penggalangan dana yang tidak dapat dicapai oleh investor rata-rata. Ketiga, leverage operasional. Strategi ekspansi menggunakan obligasi konversi dan pendanaan ekuitas.
Perbedaan MSTR dari perusahaan lain yang memiliki cadangan Bitcoin terletak pada strategi keuangannya. Dengan menerbitkan obligasi konversi, perusahaan dapat menambah Bitcoin dengan tingkat bunga efektif yang mendekati nol. Ini adalah mekanisme yang sama dengan pertumbuhan leverage perusahaan teknologi, tetapi diterapkan pada aset yang diperkirakan akan meningkat nilainya sebesar 30-50% per tahun, yaitu Bitcoin. Sementara itu, perusahaan konvensional menyimpan mata uang fiat yang nilainya menurun sekitar 8-10% per tahun. Dalam 10 tahun, mana yang akan memberikan nilai lebih besar kepada pemegang saham? Tentu saja, tidak perlu ditanyakan lagi.
Secara teknikal, MSTR menunjukkan dukungan yang kuat di sekitar garis rata-rata pergerakan 200 hari, dan level harga saat ini berpotensi menjadi peluang beli. Dalam skor Z, harga telah turun hingga -2 standar deviasi, dan berdasarkan pola historis, kita bisa mengharapkan koreksi kembali ke rata-rata. Selain itu, jika dihitung dalam Bitcoin, MSTR berada di salah satu level terendahnya, yang menjadi sinyal kuat bagi investor di lingkungan dengan tarif pajak rendah.
Beberapa investor mungkin khawatir bahwa mNAV menyusut menjadi 1,5 kali lipat. Tapi, satu hal yang saya perhatikan adalah apakah jumlah Bitcoin per saham meningkat setiap minggu. Jika fundamental terus membaik, saat sentimen investor berubah, perusahaan ini berpotensi menghasilkan keuntungan besar. Pada akhirnya, perusahaan seperti MSTR bukan sekadar membeli Bitcoin, melainkan berusaha mengubah standar penilaian harga saham untuk 10 tahun ke depan.