Belakangan ini, saya melihat laporan analisis menarik tentang pasar emas. Laporan tahunan berjudul "In Gold We Trust" dari Incremantal, yang prediksinya cukup menarik untuk harga emas menuju tahun 2030.



Laporan menunjukkan bahwa pasar emas saat ini masih berada di tahap awal. Menurut teori Dow, dalam tren pasar bullish terdiri dari tiga tahap, saat ini berada di "Tahap Partisipasi Investor Umum". Artinya, media mulai bersikap optimis dan produk keuangan baru terus bermunculan. Meskipun harga emas telah naik 92% dalam lima tahun terakhir, pasar belum memasuki tahap euforia penuh, yang cukup membuat berpikir.

Latar belakangnya adalah adanya proses reorientasi sistem keuangan global. Defisit anggaran AS, ketidakpastian dominasi dolar, dan meningkatnya ketegangan geopolitik—faktor-faktor ini mempercepat kenaikan nilai strategis emas. Terutama pergerakan bank sentral yang mencolok. Mereka membeli lebih dari 1.000 ton emas selama tiga tahun berturut-turut, menunjukkan bahwa negara-negara mengakui pentingnya emas.

Selain itu, struktur portofolio baru yang disarankan dalam laporan juga menarik perhatian. Bukan lagi 60% saham dan 40% obligasi, melainkan menambahkan 15% emas sebagai aset aman, 10% emas performa tinggi, dan 5% Bitcoin. Ini mencerminkan ketidakpercayaan terhadap aset keuangan konvensional.

Prediksi harga berdasarkan skenario dasar adalah sekitar 4.800 dolar pada akhir 2030, dan sekitar 8.900 dolar dalam skenario inflasi. Karena harga emas saat ini sudah melewati 3.000 dolar, jika inflasi meningkat, ada kemungkinan harga emas akan naik lebih jauh lagi hingga 2030.

Dalam jangka pendek, ada risiko koreksi. Jika permintaan dari bank sentral menurun atau premi geopolitik mereda, harga bisa turun ke sekitar 2.800 dolar, demikian peringatan dalam laporan. Namun, tren jangka panjang diyakini tidak akan berubah.

Yang menarik adalah hubungan dengan Bitcoin. Laporan menyiratkan bahwa hingga 2030, kapitalisasi pasar Bitcoin bisa mencapai 50% dari kapitalisasi pasar emas, yaitu sekitar 900.000 dolar per BTC. Mungkin ini menandakan bahwa kedua aset, emas dan kripto, akan mendapatkan manfaat dari ketidakpercayaan terhadap sistem keuangan konvensional.

Secara pribadi, saya merasa bahwa emas sedang mengalami proses kebangkitan dari "aset usang" menjadi "inti portofolio". Di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi yang terus berlangsung, nilai emas kemungkinan akan semakin meningkat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan