Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Terjadi situasi menarik di Arbitrum. Saat pemungutan suara untuk membebaskan 30.765 ETH yang terkunci setelah kerugian rsETH, pengacara Charles Gerstein yang mewakili korban terorisme Korea Utara masuk ke forum dan menyatakan bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan.
Alasan hukumnya adalah: pengacara tersebut mengklaim bahwa ETH ini adalah properti yang terkait dengan negara yang beroperasi di bawah bendera Korea Utara. Karena kelompok Lazarus dikaitkan dengan Pyongyang, dia berpendapat bahwa aset ini dapat dianggap sebagai properti DPRK sesuai dengan undang-undang sanksi AS.
Apa yang terjadi di sini? Latar belakangnya cukup kompleks. Permohonan Gerstein didasarkan pada tiga kasus utama: Pembantaian Bandara Lod 1972 (26 orang tewas), penculikan Imam Kim Dong Shik pada tahun 2000, dan tuduhan bahwa Korea Utara menyediakan senjata selama perang Israel-Hezbollah tahun 2006. Para keluarga penggugat memenangkan kasus ini, tetapi Korea Utara tidak pernah membayar. Total klaim: 877 juta dolar.
Selama bertahun-tahun, keluarga-keluarga ini berusaha mencari aset Korea Utara yang dapat mereka tuntut. Sekarang, mereka tampaknya telah menemukan ETH ini yang dikendalikan oleh Dewan Keamanan Arbitrum. Argumen hukumnya: jika pengadilan mengakui aset ini sebagai properti DPRK, maka para korban memiliki klaim hukum yang lebih prioritas daripada pemilik awal rsETH.
Respon di forum pun cepat. Delegasi berpendapat bahwa ETH adalah properti yang dicuri dan harus dikembalikan kepada pemiliknya. Zeptimus menyoroti prinsip dasar hak milik: pencuri tidak dapat memperoleh hak milik. Dari sudut pandang ini, dana tersebut milik pemilik rsETH.
Kesimpulannya? Pada akhirnya, harus ada pilihan antara dua kelompok korban. Di satu sisi, pemilik deposit Aave yang tidak dapat menutup posisi mereka. Di sisi lain, keluarga yang telah memenangkan keputusan pengadilan selama puluhan tahun. Kedua belah pihak merasa mereka adalah yang paling berhak sebagai korban. Delegasi Arbitrum akan menghadapi keputusan yang sulit.