Belum lama ini ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat, dan risiko perang antara Amerika Serikat dan Iran kembali menjadi perhatian, tetapi yang menarik adalah reaksi cryptocurrency yang cukup berbeda dari pasar tradisional. Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar 81.000 dolar, sementara harga minyak mentah melewati 95 dolar per barel dan melonjak lebih dari 5%, dan pasar saham sedang berguncang, Bitcoin tampaknya tetap relatif stabil.



Dalam situasi di mana kontrol Selat Hormuz diperketat dan ketegangan antara AS dan Iran meningkat, pasar tradisional menunjukkan volatilitas yang besar. Gas alam Eropa naik hampir 11%, kontrak berjangka S&P 500 turun, dan indeks saham Eropa juga turun lebih dari 1% saat pembukaan. Namun, Bitcoin tampaknya cukup mampu menyerap guncangan geopolitik ini.

Yang saya perhatikan adalah setiap kali berita terkait Iran muncul, kerugian Bitcoin semakin berkurang. Awalnya menunjukkan kerugian besar, tetapi dalam fase ketegangan berulang seperti ini, volume penjualan tampaknya secara nyata berkurang. Ethereum naik sekitar 0,5% di sekitar 2.330 dolar, dan Solana naik lebih dari 2% di sekitar 95 dolar. Berbeda dengan awal yang mayoritas aset utama menunjukkan kelemahan, sekarang tampaknya pasar sudah mencerminkan sebagian besar risiko geopolitik tersebut.

Dua interpretasi pasar yang mungkin adalah: pertama, investor yang sensitif terhadap berita Iran mungkin sudah menjual semua aset mereka; kedua, pembelian ETF spot yang konsisten mungkin berperan sebagai penopang yang lebih kuat dibandingkan dengan siklus sebelumnya yang berbasis kontrak berjangka dan menunjukkan tren bearish.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan trader ke depan: apakah imbal hasil obligasi 10 tahun tetap di sekitar 4,27%, apakah dolar AS tetap menguat dan menekan Bitcoin, atau apakah kali ini faktor geopolitik akan melemahkan korelasi pasar saham. Jika Bitcoin turun di bawah 74.000 dolar, maka hipotesis ini bisa rusak, tetapi jika tetap di atas 74.000 dolar dan situasi Selat Hormuz memburuk, maka ini akan membuktikan bahwa cryptocurrency benar-benar berfungsi sebagai aset buffer terhadap guncangan geopolitik.

Risiko perang antara AS dan Iran mungkin akan tetap tidak pasti, tetapi ketahanan pasar cryptocurrency ini patut diperhatikan. Di tengah ketidakstabilan aset tradisional, pergerakan utama seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana akan menjadi kunci arah pasar selanjutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan