Setiap kali pergi ke China, hati selalu dipenuhi perasaan yang sangat kompleks.


Di satu sisi terkagum-kagum:
"China benar-benar nyaman."
Di sisi lain tak bisa menahan diri untuk bertanya:
"Ini sebenarnya siapa yang menanggung beban dan berjalan di depan kita?"
Jam dua pagi bisa pesan makanan, dua puluh menit sampai;
Pengiriman lebih cepat dari orang bangun pagi;
Taksi murah sampai sopir pun meragukan hidupnya;
Pembersih, perbaikan, pengantaran, harga sangat murah seperti hidup di tahun 2010.
Banyak orang akan merangkum semuanya ini dalam satu kalimat:
"Efisiensi China benar-benar tinggi."
Tapi setelah tinggal lebih lama, perlahan akan menyadari:
Kadang-kadang, bukan efisiensi yang tinggi,
melainkan "orang terlalu murah."

I. Mengapa makanan pesan antar murah?
Karena ada orang yang membakar hidup mereka untukmu.
Makanan pesan antar seharga belasan yuan, biaya pengantaran tiga empat yuan, dikirim dalam setengah jam.
Banyak orang sudah terbiasa dengan kecepatan ini.
Sekali terlambat lima menit, bahkan merasa platform "mundur".
Tapi masalahnya muncul:
Jika ini benar-benar bisnis yang menguntungkan, mengapa pengemudi biasanya bekerja lebih dari 10 jam sehari? Mengapa begitu banyak orang mengantarkan makanan sambil mengorbankan kesehatan mereka?
Karena yang disebut "kemudahan gaya China", sering kali bukan bergantung pada teknologi untuk menurunkan biaya, melainkan pada pekerja yang menekan diri mereka sendiri.
Filsuf Prancis Simone Weil berkata:
"Di balik semua barang murah, tersembunyi pekerja yang tak terlihat."
Hal paling ajaib dari masyarakat China adalah:
Sambil merasa kasihan pada lapisan bawah,
mereka juga berusaha keras memesan "pengiriman gratis 9,9 yuan".

II. Yang paling murah di China sebenarnya adalah "orang"
Di banyak negara maju, tenaga kerja sangat mahal.
Tukang pipa datang sekali bisa ratusan dolar;
Pindah rumah seperti menyewa pengawal pribadi;
Pengiriman makanan sampai di pintu, harganya cukup untuk makan dua kali hotpot di China.
Banyak orang akhirnya menyimpulkan:
"Masih lebih baik di China."
Tapi dari sudut pandang lain:
Mengapa tenaga kerja di negara lain mahal?
Karena pekerja mendapatkan gaji lebih tinggi, perlindungan lebih lengkap, hak istirahat yang lebih normal.
Sementara banyak industri di China "murah", esensinya adalah kemampuan tawar pekerja yang sangat lemah.
Maka muncul pemandangan yang sangat magis:
Ponsel semakin canggih
Kereta cepat semakin kencang
Platform semakin pintar
Tapi orang biasa semakin lelah
Teknologi berlari kencang,
tapi manusia terus "memperpanjang hidup".

III. Harga "kemudahan" adalah semakin banyaknya kompetisi dalam masyarakat
Mengapa segala sesuatu di China bisa dijual dengan harga murah?
Karena semua orang berusaha keras saling menekan harga.
Pedagang bersaing;
Platform bersaing;
Pengemudi bersaing;
Supir bersaing;
Bahkan kopi pun bersaing sampai "9,9 yuan menyelamatkan dunia".
Akhirnya konsumen merasa puas.
Tapi masalahnya:
Siapa yang mendapatkan uang?
Banyak industri sudah bersaing sampai tingkat absurd:
Pemilik bisnis tanpa keuntungan;
Karyawan tanpa kehidupan;
Konsumen tanpa masa depan.
Hanya data platform yang semakin menarik.
Penulis Inggris George Orwell pernah berkata:
"Beberapa sistem paling hebat adalah yang membuat orang terbiasa dengan ketidakmasuk akalannya."
Pelan-pelan, semua mulai menerima:
Bekerja lembur itu normal
Libur satu hari itu normal
PHK di usia 35 tahun itu normal
Pengemudi menerobos lampu merah itu normal
"Sudah dibaca tapi tidak dibalas, tapi membalas dalam sekejap" juga normal
Seluruh masyarakat seperti mesin yang beroperasi dengan kecepatan tinggi.
Satu-satunya yang harus menyesuaikan diri dengan mesin itu, justru manusia.

IV. Masyarakat yang benar-benar maju bukanlah yang "semuanya murah"
Banyak orang setelah pergi ke China akan berkata:
"Biaya hidup di China rendah, kebahagiaan tinggi."
Tapi pertanyaan yang lebih menyakitkan adalah:
Apakah biaya rendah ini dibangun di atas pengorbanan siapa?
Presiden Amerika Franklin D. Roosevelt pernah berkata:
"Tidak ada perusahaan yang berhak didirikan di atas gaji yang miskin."
Tapi kenyataannya:
Kita sudah terbiasa:
Kurir tidak punya waktu makan;
Pengemudi berlari menerobos lampu merah saat hujan;
Pabrik beroperasi dua shift 12 jam;
Pemuda bekerja 996 sambil khawatir kehilangan pekerjaan.
Lalu semua orang kembali berkomentar:
"China benar-benar nyaman."

Jadi, setiap kali pergi ke China, yang paling membuat hati campur aduk bukanlah harga barang.
Tapi kamu akan tiba-tiba menyadari:
Efisiensi "tinggi" masyarakat ini sering kali bukan karena semua orang hidup lebih baik.
Melainkan karena selalu ada orang yang menanggung biaya dengan gaji lebih rendah, jam kerja lebih panjang, dan perlindungan lebih sedikit.
Kota tetap menyala terang;
Makanan pesan antar tetap tepat waktu;
Hanya orang-orang yang berjuang itu perlahan-lahan dibentuk menjadi "fenomena normal" oleh sistem.
Dan yang paling ironis:
Ketika semua orang memuji "kemudahan",
sudah sangat jarang yang bertanya dengan serius:
"Apakah orang yang mengantarkan makanan hari ini baik-baik saja?"
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan