Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Situasi terbaru di Timur Tengah: proses perdamaian sering mengalami kemunduran, konfrontasi militer kembali meningkat (10 Mei 2026)
1. Konflik di Selatan Lebanon Mendadak Meningkat
Pada 9 Mei, gencatan senjata rapuh antara Israel dan Hizbullah Lebanon mengalami kerusakan besar. Tentara Israel hari itu melancarkan serangkaian serangan udara ke beberapa wilayah di selatan Lebanon, menewaskan setidaknya 15 orang, termasuk seorang anak, dan melukai banyak orang lainnya. Sebelumnya, tentara Israel telah mengeluarkan peringatan evakuasi ke 9 desa di selatan Lebanon, dan mengumumkan bahwa dalam 24 jam terakhir mereka menargetkan lebih dari 85 sasaran Hizbullah, termasuk sebuah fasilitas pembuatan senjata bawah tanah di Lembah Beqaa. Hizbullah segera menembakkan roket ke lokasi konsentrasi tentara Israel di perbatasan Lebanon-Israel sebagai balasan, dan memperingatkan bahwa jika Israel terus menyerang desa-desa Lebanon atau pinggiran selatan Beirut, mereka akan menghadapi konsekuensi. Sejak perang Lebanon-Israel kembali meletus pada 2 Maret, serangan Israel telah menewaskan setidaknya 2795 orang dan melukai 8586 orang.
2. Jalur Gaza: “Diam yang Menggerogoti” di Bawah Gencatan Senjata
Situasi di Gaza juga sangat serius. Meskipun kesepakatan gencatan senjata telah berlaku sejak Oktober tahun lalu, Israel terus mengikis “garis kuning” yang ditetapkan oleh kesepakatan tersebut. Menurut Menteri Keuangan Israel, Smotrich, tentara Israel saat ini mengendalikan sekitar 60% wilayah Gaza, meningkat dari 53% sebelumnya, dan mereka sedang mempertimbangkan untuk melancarkan operasi militer yang lebih dahsyat guna menghancurkan sisa kekuatan Hamas secara total. Sementara itu, diplomasi juga berjalan dengan sulit—Menteri Luar Negeri AS, Blinken, dan utusan khusus Wittekov baru-baru ini bertemu di Miami dengan Menteri Luar Negeri Qatar, Mesir, dan Turki, untuk mengoordinasikan pelaksanaan tahap kedua gencatan senjata di Gaza, tetapi sinyal dari berbagai pihak mengenai “apa yang harus termasuk dalam tahap kedua” berbeda-beda, membuat proses mediasi semakin rumit.
3. Perang Amerika-Iran: MoU Rentan, Konfrontasi Belum Usai
Di arah Teluk Persia, permainan antara AS dan Iran terkait sebuah memorandum 14 poin satu halaman sedang menarik perhatian dunia. Pihak AS dengan tegas menyatakan bahwa Iran telah setuju untuk tidak memiliki senjata nuklir, bahkan mengusulkan pengiriman lebih dari 400 kilogram uranium tinggi ke AS, tetapi Iran sejauh ini belum memberikan tanggapan resmi, dan menegaskan bahwa negosiasi saat ini “sepenuhnya tidak melibatkan masalah nuklir.” Sementara itu, Pasukan Pengawal Revolusi Iran mengeluarkan peringatan keras: jika kapal minyak Iran diserang, target AS yang sudah dipantau akan dilancarkan serangan. Militer AS tetap menjaga blokade laut di Selat Hormuz, dan sejak 13 April, mereka telah mengubah arah 58 kapal dagang.
Ringkasan
Secara umum, proses perdamaian di Timur Tengah menghadapi dilema “bertempur sambil berbicara, berbicara untuk mendorong pertempuran.” Garis depan Lebanon-Israel cepat memanas, gencatan senjata di Gaza hampir tidak ada artinya, dan pelaksanaan memorandum AS-Iran masih jauh dari kenyataan. Seperti yang dikatakan para analis, negosiasi saat ini pada dasarnya adalah perang konsumsi antara AS dan Iran untuk mencari napas, sementara tongkat petasan di Timur Tengah masih dalam keadaan menunggu waktu untuk menyala kembali.