Perampokan Siwan: Penjahat bersenjata merampok perhiasan senilai Rs 20 Lakh

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- IANS) Patna, 6 Mei (IANS) Sebuah insiden perampokan siang hari yang mengejutkan telah muncul dari distrik Siwan di Bihar, menimbulkan kekhawatiran serius tentang hukum dan ketertiban di wilayah tersebut.

Pada Rabu sore, sekitar pukul 2 siang, lima penjahat bersenjata menyerbu Toko Perhiasan Om Sai yang terletak di pasar Jamapur di bawah wilayah polisi Jiradei dan merampok barang berharga senilai hampir Rs 20 lakh.

Menurut seorang pejabat, para pelaku tiba dengan dua sepeda motor Apache dan masuk ke toko sambil membawa senjata api.

Mereka menahan pemilik toko dan orang lain yang hadir sebagai sandera dengan senjata sebelum merampok perhiasan emas dan perak, selain uang tunai.

Setelah melakukan perampokan, para penjahat keluar dari toko dengan sikap angkuh.

Untuk menyebarkan kepanikan dan menghalangi pengejaran, mereka menembakkan sekitar 10 peluru ke udara, mengirim gelombang kejut di seluruh pasar Jamapur yang ramai.

Tembakan mendadak itu menciptakan kekacauan, dengan orang-orang berusaha mencari keselamatan saat para penyerang berusaha melarikan diri.

Meskipun ada ancaman, para pedagang dan warga desa setempat menunjukkan keberanian yang luar biasa.

Mereka segera bergerak, mengelilingi area tersebut, dan berhasil menangkap salah satu penjahat yang melarikan diri.

Penjahat yang ditangkap itu dipukuli oleh kerumunan yang marah, dan sepeda motor yang digunakan dalam kejahatan dibakar.

Tersangka diidentifikasi sebagai Golu Kumar Yadav, seorang penduduk Siwan.

Namun, empat tersangka lainnya berhasil melarikan diri di tengah kekacauan.

Yang semakin memperparah kemarahan masyarakat adalah fakta bahwa sebuah pos polisi terletak hanya sekitar 500 meter dari lokasi kejahatan.

Insiden ini menimbulkan pertanyaan serius tentang efektivitas dan responsivitas kepolisian setempat.

Setelah menerima informasi, pasukan polisi besar—dikabarkan lebih dari 100 personel—langsung menuju ke lokasi dan sejak itu ditempatkan di daerah tersebut.

Penggerebekan sedang berlangsung untuk menangkap para penjahat yang melarikan diri.

Pemilik toko, Tinku Sonar, menyatakan bahwa toko menyimpan stok besar perhiasan karena musim pernikahan yang sedang berlangsung, yang tampaknya diketahui oleh para pelaku, menunjukkan adanya pengintaian sebelumnya.

Sebuah FIR telah dilaporkan terhadap lima individu, dan penyelidikan sedang berlangsung. Polisi telah menemukan sebuah magazine, satu peluru hidup, dan dua peluru mati dari lokasi kejahatan.

MENAFN06052026000231011071ID1111077995

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan