Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
$19B Penjualan besar-besaran kripto Dorong Pedagang Menuju Platform Terdesentralisasi
Ringkasan Singkat
Pasar kripto menghadapi peristiwa likuidasi terbesar dalam sejarah pada 11 Oktober 2025, menghapus lebih dari $19 miliar posisi leverage. Penjualan besar ini, yang mempengaruhi lebih dari 1,6 juta trader, mengungkap kerentanan bursa terpusat (CEX), khususnya kurangnya transparansi mereka. Peristiwa ini memicu perdebatan tentang transparansi dan akuntabilitas antara CEX dan sistem keuangan terdesentralisasi (DeFi). Saat pasar mulai pulih, banyak yang mempertanyakan masa depan bursa terpusat dalam ruang kripto yang berkembang pesat.
Skala Peristiwa Likuidasi $19 Miliar
Peristiwa likuidasi, yang dianggap sebagai “Black Friday Crypto,” dipicu oleh tarif tak terduga Presiden Trump terhadap impor dari China. Tarif ini memicu kepanikan di pasar global, yang dengan cepat menyebar ke sektor kripto.
Harga Bitcoin jatuh tajam, dan banyak posisi leverage di CEX dilikuidasi dengan cepat, menyebabkan kerugian sebesar $19 miliar hanya dalam satu hari. Ini memicu kecaman dari trader yang tidak dapat mengakses dana mereka.
Meskipun likuidasi ini sangat serius, muncul pertanyaan tentang keakuratan dan transparansi data yang disediakan oleh CEX selama krisis. Laporan menunjukkan bahwa beberapa bursa melaporkan secara kurang dari skala likuidasi, dengan perbedaan hingga 100 kali lipat. Kritikus berargumen bahwa CEX gagal menyediakan bukti on-chain yang dapat diverifikasi tentang likuidasi, yang seharusnya dapat memberikan kejelasan lebih selama krisis.
CEX vs DeFi: Celah Transparansi Terungkap
Platform DeFi, seperti Hyperliquid dan Chainlink, muncul sebagai alternatif yang layak dari CEX. Platform ini menawarkan transparansi penuh, memungkinkan pengguna memverifikasi transaksi, perdagangan, dan likuidasi secara real-time. Hyperliquid, misalnya, memastikan bahwa semua tindakan di platformnya terlihat di on-chain, memberikan lapisan akuntabilitas yang tidak dimiliki CEX.
Jeff, salah satu pendiri Hyperliquid, menyoroti bahwa transparansi DeFi memastikan sistem yang lebih adil di mana pengguna dapat mempercayai data yang disediakan. “Di DeFi, siapa saja dapat mengaudit transaksi dan likuidasi secara real-time,” jelas Jeff. “Di sisi lain, CEX kadang-kadang melaporkan data yang kurang dari sebenarnya, yang merusak kepercayaan.”
Akibat ketidaksesuaian ini, semakin banyak trader beralih ke platform terdesentralisasi, mencari transparansi dan kontrol yang lebih besar atas investasi mereka. Sistem terbuka dan dapat diverifikasi DeFi semakin dipandang sebagai jalan menuju ekosistem kripto yang lebih aman dan terpercaya.
Kebutuhan Standar Baru dalam Perdagangan Kripto
Peristiwa likuidasi sebesar $19 miliar ini menandai titik balik penting bagi industri kripto. Saat semakin banyak trader beralih ke DeFi karena transparansinya, CEX menghadapi tekanan yang meningkat untuk menerapkan sistem on-chain yang dapat diverifikasi guna mendapatkan kembali kepercayaan. Banyak yang percaya bahwa industri ini akhirnya akan beralih ke model di mana semua likuidasi, perdagangan, dan pesanan dapat diaudit sepenuhnya.
Peningkatan HIP-3 Hyperliquid yang akan datang, yang memungkinkan siapa saja membuat bursa futures terdesentralisasi, dipandang sebagai langkah ke arah yang benar. Peningkatan ini akan lebih mendesentralisasi pasar dan menyediakan transparansi yang banyak trader inginkan. Saat perdebatan terus berlanjut, jelas bahwa masa depan perdagangan kripto akan bergantung pada keterbukaan dan kemampuan untuk mengaudit semua tindakan di on-chain.
Peristiwa terbaru ini menjadi pengingat bahwa likuiditas harus dapat diprogram dan diverifikasi. Agar pasar kripto terus berkembang, bursa, baik terpusat maupun terdesentralisasi, harus beradaptasi dengan tuntutan baru akan transparansi dan perlindungan pengguna.