Dalam beberapa hari terakhir saya melihat lagi insentif baru L1/L2 yang mendorong TVL, di grup ada kakak-kakak yang sambil dorong sambil mengeluh "tambang jual", saya juga cukup mengerti… Kadang bukan strateginya yang tidak bagus, tapi swap yang kamu lakukan belum masuk ke kolam, sudah terlebih dulu diambil orang lain, rasanya seperti "kok lagi-lagi berkurang". Sebelumnya saya juga mengira itu karena salah klik sendiri, lalu perlahan menerima: siapa dulu siapa kemudian di blok itu tidak sepenuhnya ditentukan oleh klik konfirmasi kamu saja.



Jadi, seberapa banyak retail tahu sudah cukup? Saya rasa ingat tiga hal ini sudah cukup: pertama, setelah kamu kirim transaksi, mungkin akan dikemas menjadi satu rangkaian (bundle) dan dimasukkan ke dalam blok, urutannya tidak acak; kedua, kolam dengan likuiditas tipis, volatilitas besar, dan insentif baru dibuka, paling mudah diserobot, jangan anggap itu sebagai tabungan; ketiga, gunakan mode perlindungan/privasi RPC atau aggregator yang bisa mencegah diserobot, jangan terlalu kaku dalam menulis slippage. Saya sendiri mengikuti prinsip tukang kebun: tempat utama diletakkan di tempat yang lebih "tenang", posisi kecil baru mengejar insentif, kalau benar diserobot juga tidak sampai mental meledak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan