Bitcoin (BTC) mencatat performa lebih kuat dibanding emas sejak konflik Iran pecah pada Februari 2026. Di tengah kondisi geopolitik yang memanas, aset crypto terbesar itu justru bergerak naik saat emas kehilangan momentumnya.



Data sejumlah pelacak pasar menunjukkan Bitcoin naik sekitar 7% hingga 10% selama periode perang berlangsung. Sebaliknya, harga emas cenderung stagnan bahkan sempat terkoreksi lebih dari 3% dalam beberapa pekan terakhir.

Kenaikan tersebut membuat rasio Bitcoin terhadap emas melonjak tajam hingga sekitar 36%. Kondisi ini menjadi sorotan karena biasanya emas lebih dominan sebagai aset perlindungan saat situasi global tidak menentu.

Analis menilai derasnya arus dana ke ETF Bitcoin serta semakin kuatnya narasi “emas digital” menjadi faktor utama pendorong reli BTC. Di sisi lain, penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil riil membuat daya tarik emas mulai melemah.

Fenomena ini dinilai menjadi ujian besar bagi Bitcoin sebagai aset lindung nilai di tengah konflik dunia nyata. Meski sempat anjlok pada awal perang, Bitcoin mampu pulih lebih cepat dan kini mulai dipandang sebagai alternatif baru pengganti emas.

Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).

#GateSquareMayTradingShare
BTC0,58%
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
GateUser-378c4af2
· 2jam yang lalu
Terima kasih atas informasi yang berguna
Lihat AsliBalas0
GateUser-5374b35a
· 3jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
  • Sematkan