Baru saja menemukan sesuatu yang liar di dunia teknologi mewah. Ponsel termahal yang pernah dibuat sebenarnya bukan lagi ponsel—mereka pada dasarnya adalah karya seni portabel yang kebetulan bisa digunakan untuk menelepon. Kita berbicara tentang puluhan juta dolar untuk perangkat di mana teknologi sebenarnya hampir tidak relevan.



Biarkan saya gambarkan sebuah gambar. Ada sesuatu yang disebut Falcon Supernova iPhone 6 Pink Diamond yang harganya mencapai 48,5 juta dolar. Empat puluh delapan juta lima ratus ribu dolar. Ponsel itu sendiri hanyalah iPhone 6 biasa, tetapi seseorang memutuskan untuk melapisinya dengan emas 24 karat dan menempelkan berlian merah muda berpotongan zamrud yang besar di bagian belakang. Di situlah uang sebenarnya—batu, bukan silikon.

Tapi yang lebih menarik lagi: ada seluruh ekosistem desainer yang terobsesi mengubah ponsel menjadi perhiasan. Stuart Hughes, seorang pengrajin Inggris, pada dasarnya menguasai ruang ponsel mewah. iPhone Black Diamond-nya dari 2012 seharga 15 juta dolar dan membutuhkan sembilan minggu untuk dibuat secara tangan. Kita berbicara tentang 600 berlian putih yang dipasang di tepi, berlian hitam seberat 26 karat menggantikan tombol home, dan layar kaca safir karena tampaknya kaca biasa tidak cukup mewah.

Lalu ada iPhone 4S Elite Gold seharga 9,4 juta dolar—bingkai emas mawar dengan 500 berlian, 53 berlian lagi di logo Apple platinum, dan dengar ini, kemasannya adalah peti platinum yang dilapisi tulang dinosaurus T-Rex asli. Itu bukan typo. Tulang prasejarah sebagai pameran.

Edisi Diamond Rose dihargai 8 juta dolar, dan hanya dua yang pernah dibuat. Tombol home-nya saja menampilkan berlian merah muda seberat 7,4 karat. Lalu ada Goldstriker 3GS Supreme—butuh sepuluh bulan untuk dibuat, beratnya 271 gram emas 22 karat, dan dikirim dalam peti granit seberat 7kg.

Sekarang, pertanyaan sebenarnya: mengapa ada yang mau membayar sebanyak ini untuk ponsel yang secara teknis sudah usang? Ini bukan tentang prosesor atau kamera. Anda membayar untuk kelangkaan. Berlian merah muda dan hitam termasuk batu permata paling langka di bumi, dan nilainya meningkat seiring waktu. Ini bukan sekadar pembelian—ini adalah investasi. Anda membeli sesuatu yang kemungkinan akan bernilai lebih dalam lima tahun.

Sudut pandang kerajinan tangan juga penting. Ini bukan produksi massal. Setiap satu dibuat secara khusus oleh perhiasan master selama berbulan-bulan. Goldstriker saja membutuhkan satu dekade untuk sempurna. Itu karya seni tingkat tinggi yang kebanyakan orang tidak pernah rasakan.

Menariknya, Goldvish Le Million tetap bertahan di daftar ponsel termahal. Dibuat pada 2006 dengan emas putih 18 karat dan 120 karat berlian VVS-1, itu masuk Guinness World Records saat itu. Dua puluh tahun kemudian, ini masih menjadi salah satu ponsel termahal yang dibicarakan orang.

Wawasan utama di sini? Di pasar ultra-mewah, produk sebenarnya bukanlah produk. Anda bukan membeli teknologi atau utilitas yang lebih baik. Anda membeli eksklusivitas, kelangkaan, dan sepotong sesuatu yang akan bertahan lebih lama dari pembaruan perangkat lunak berpuluh-puluh tahun. Ponsel hanyalah mekanisme pengantarnya untuk kemewahan sejati—permata, emas, dan kerajinan tangan. Itulah sebabnya ponsel paling mahal ini memiliki nilai yang begitu absurd. Ini bukan lagi tentang teknologi. Ini adalah tentang harta karun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan