#日本国债上链24小时交易 Jepang berencana untuk "mengonversi" obligasi pemerintah ke dalam blockchain dan mewujudkan perdagangan 24 jam, yang merupakan tonggak penting dalam transformasi digital keuangan Jepang. Berdasarkan tren industri terbaru dan arah kebijakan, langkah ini terutama berfokus pada meningkatkan likuiditas, mengurangi risiko penyelesaian, dan memanfaatkan penyelesaian stablecoin.


Berikut adalah poin inti dan logika teknologi dari rencana tersebut:
1. Tujuan utama: Menghancurkan batas waktu perdagangan tradisional
Perdagangan obligasi pemerintah saat ini dibatasi oleh jam operasional sistem penyelesaian antar bank (seperti BOJ-NET). Melalui teknologi blockchain (DLT), Jepang berharap mengubah obligasi pemerintah menjadi sekuritas digital (Security Tokens), sehingga dapat mewujudkan:
• Perdagangan 7×24 jam: Tidak lagi dibatasi oleh jam operasional bursa atau sistem penyelesaian, memudahkan investor global untuk membeli dan menjual secara real-time di berbagai zona waktu.
• Penyelesaian instan (T+0): Penyelesaian tradisional biasanya memerlukan beberapa hari, blockchain dapat mewujudkan penyelesaian "Duit terhadap Sekuritas (DvP)" secara hampir real-time, secara signifikan mengurangi risiko penyelesaian.
2. Dasar teknologi: Gabungan obligasi digital dan stablecoin
Untuk mewujudkan perdagangan sepanjang waktu, hanya "obligasi digital" tidak cukup, juga diperlukan metode pembayaran digital yang sesuai.
• Tokenisasi obligasi: Kepemilikan obligasi didaftarkan dan dipindahkan di blockchain.
• Penyelesaian stablecoin Yen Jepang: Untuk menghindari dana terjebak di proses penyelesaian bank tradisional, lembaga keuangan besar Jepang (seperti MUFG, SMBC, Mizuho) aktif mendorong penggunaan stablecoin yen atau **mata uang digital bank sentral (CBDC)** untuk pembayaran dana.
3. Pelaku dan perkembangan
• Pihak yang mendorong: Dipimpin oleh bank besar Jepang (MUFG, SMBC, Mizuho) dan perusahaan sekuritas utama, bersama perusahaan teknologi (seperti platform Progmat) membangun infrastruktur dasar.
• Jadwal waktu: Diperkirakan akan memulai uji coba skala kecil atau penggunaan resmi pada tahun 2026. Saat ini sedang dalam tahap perancangan sistem dan pengembangan sistem.
4. Dampak yang dihasilkan
• Meningkatkan efisiensi dana: Investor institusi dapat memanfaatkan dana idle di malam hari atau akhir pekan untuk penyesuaian posisi.
• Mengurangi biaya: Mengurangi peran perantara dan proses rekonsiliasi manual yang rumit, secara jangka panjang dapat secara signifikan menurunkan biaya administratif.
• Meningkatkan daya tarik pasar: Dalam konteks perubahan suku bunga yen Jepang, mekanisme perdagangan yang lebih fleksibel membantu menarik modal asing ke pasar obligasi Jepang.
Ringkasan
Ini bukan sekadar memindahkan buku besar ke blockchain, melainkan "rekonstruksi dasar" infrastruktur keuangan Jepang. Jika berhasil diimplementasikan, obligasi pemerintah Jepang akan menjadi salah satu instrumen dengan tingkat digitalisasi tertinggi di pasar utang utama dunia.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 6
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Ryakpanda
· 1jam yang lalu
Sapi kembali dengan cepat 🐂
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 1jam yang lalu
Chong Chong GT 🚀
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 1jam yang lalu
Berpegang teguh HODL💎
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 1jam yang lalu
Masuk pasar saat harga terendah 😎
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 1jam yang lalu
Ayo naik kendaraan!🚗
Lihat AsliBalas0
Ryakpanda
· 1jam yang lalu
Langsung saja serang 👊
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan