Baru saja melihat beberapa perkembangan yang cukup signifikan dari Teheran yang bisa mengubah pasar energi global. Wakil pembicara Iran mengumumkan sesuatu yang besar pada bulan Mei tentang Selat Hormuz, dan jujur saja, ini adalah salah satu langkah geopolitik yang tidak mendapatkan perhatian cukup di luar lingkaran kebijakan.



Pada dasarnya, Iran mengatakan bahwa jalur air ini tidak akan kembali seperti sebelumnya. Mereka mendorong melalui legislasi baru yang cukup agresif. Kita berbicara tentang larangan permanen terhadap kapal Israel, reparasi perang dari negara-negara yang mereka anggap bermusuhan, dan persetujuan pra-wajib untuk semua orang lain yang ingin melewati. Itu bukan sekadar retorika—ini sedang menjadi undang-undang.

Mengapa ini penting? Selat Hormuz adalah tempat sekitar 20% minyak dunia mengalir setiap hari. Itu sekitar 17 juta barel per hari yang kita bicarakan. Jadi ketika Iran mulai memberlakukan aturan baru pada titik krusial ini, pasar energi mendengarkan. Goldman Sachs sudah memperkirakan potensi premi minyak mentah sebesar 5-10% hanya dari risiko pasokan saja.

Industri pengiriman akan mengalami perjalanan yang sulit. Perusahaan sekarang harus memverifikasi asal-usul, tujuan, menentukan apakah mereka memenuhi syarat untuk melewati, dan menunggu persetujuan Iran. Lapisan birokrasi ini menambah penundaan, biaya meningkat, dan tiba-tiba efisiensi perjalanan Anda menurun. Tarif asuransi akan melonjak—beberapa penyedia mungkin bahkan menolak cakupan untuk rute tertentu sama sekali.

Yang menarik adalah bagaimana ini bertentangan dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut, yang menjamin hak transit melalui selat internasional. Iran menandatangani perjanjian itu, tetapi mereka secara esensial mengatakan bahwa undang-undang domestik baru mereka mengesampingkannya. Para ahli hukum sudah membicarakan kemungkinan kasus di Pengadilan Internasional Kejahatan, tetapi yang perlu diingat—sementara itu berlangsung selama bertahun-tahun, undang-undang Iran berlaku sekarang. Perusahaan pengiriman harus mematuhinya atau menghadapi konsekuensi.

Garis waktu di sini juga menarik. Anda bisa melacak bagaimana ketegangan meningkat selama bertahun-tahun—2018 penarikan AS dari kesepakatan nuklir, 2019 penyitaan kapal tanker, 2020 pembunuhan Soleimani, dan sekarang legislasi formal ini di tahun 2025. Setiap langkah semakin memperkuat posisi Teheran.

Bagi konsumen energi? Kita mungkin akan merasakannya di pompa akhirnya. Efisiensi pengiriman yang berkurang, biaya asuransi yang lebih tinggi, potensi gangguan pasokan—semua itu akan berdampak pada harga bensin yang lebih tinggi. Negara-negara GCC seperti Arab Saudi dan UEA juga terpapar, meskipun mereka telah berinvestasi dalam jalur pipa alternatif. Pipa East-West di Arab Saudi memang ada, tetapi hanya mampu menangani sekitar 5 juta barel per hari, yang hanya mencakup sebagian kecil dari volume yang biasanya melewati Selat Hormuz.

Apa tujuan akhir dari ini? Beberapa analis berpikir Iran menggunakan Selat sebagai alat tawar dalam negosiasi nuklir yang lebih luas. Yang lain memperingatkan risiko eskalasi—Angkatan Laut AS telah melakukan simulasi skenario penutupan selat, dan Iran telah membangun kemampuan anti-kapal. Kedua belah pihak mungkin ingin menghindari konflik langsung, tetapi salah kalkulasi adalah kekhawatiran nyata.

Respons diplomatik sejauh ini sudah dapat diprediksi. AS mengutuknya, UE menyerukan pengekangan, China dan Rusia tetap diam (meskipun keduanya memiliki kepentingan ekonomi besar di sini). Tidak ada yang benar-benar dalam posisi memaksa Iran untuk mundur, dan Iran jelas mengandalkan kalkulasi itu.

Perusahaan pengiriman akan menghadapi keputusan sulit—apakah mereka mengikuti persyaratan baru untuk melewati Selat Hormuz, atau memilih rute alternatif yang lebih lama? Kebanyakan mungkin akan menunggu kejelasan sebelum membuat keputusan besar. Pasar asuransi juga akan berkembang, tetapi sementara itu, ketidakpastian adalah biaya nyata.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan