#berita_hari_ini



3️⃣4️⃣ Pasar kembali memasuki fase konflik keras di sekitar Selat Hormuz. Upaya kesepakatan antara AS dan Iran tetap berlangsung, tetapi secara paralel kedua pihak terus bertukar serangan dan meningkatkan tekanan di wilayah tersebut.

⏩ Iran secara resmi memberlakukan aturan baru untuk melewati Selat Hormuz, secara efektif memperkuat pengendalian terhadap pelayaran.

⏩ Terjadi bentrokan antara AS dan Iran di Hormuz, dan AS melakukan serangan terhadap pelabuhan Iran di Keshm dan Bandar-Abbas.

⏩ Tanker minyak China diserang di dekat pintu masuk Selat Hormuz — ini adalah insiden serupa pertama dengan kapal China sejak konflik dimulai.

⏩ Iran menyatakan bahwa pelanggaran terhadap rezim laut baru akan memicu respons yang lebih tegas dari Teheran.

⏩ Trump mengancam Iran dengan serangan baru jika kesepakatan tidak ditandatangani dalam waktu dekat.

⏩ Pada saat yang sama, Arab Saudi menolak memberikan ruang udaranya untuk operasi ofensif AS terhadap Iran.

⏩ Meskipun ada blokade, intelijen AS percaya bahwa Iran mampu menahan tekanan selama beberapa bulan lagi.

⏩ Secara paralel, AS menyiapkan sanksi baru terhadap Kuba, terus memperkuat tekanan diplomatik dari berbagai arah.

👉 Beberapa hari ke depan, pasar akan sangat bergantung pada reaksi Iran terhadap ultimatum AS dan perkembangan situasi di sekitar Selat Hormuz. Serangan baru, pembatasan pelayaran, atau masalah pasokan minyak dapat dengan cepat mengembalikan volatilitas tinggi pada aset komoditas dan global.
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan