Jadi saya sudah berdagang cukup lama, dan jujur saja, Wall Street memiliki bahasanya sendiri yang bisa terdengar sangat konyol saat pertama kali mendengarnya. Frasa seperti "catch a falling knife" atau "dead cat bounce" - maksudnya, apa yang sebenarnya dibicarakan orang-orang ini? Tapi begitu kamu mengerti, kamu sadar mengapa trader menggunakan jargon yang penuh warna ini. Itu sebenarnya masuk akal.



Izinkan saya menjelaskan beberapa istilah yang pasti akan kamu dengar jika kamu serius di pasar. "Buy the dip" mungkin yang paling populer saat ini, terutama di media sosial. Konsepnya sederhana - saat harga turun, kamu membeli, bertaruh bahwa mereka akan pulih. Kedengarannya mudah, kan? Tidak begitu. Menentukan waktu pasar itu brutal, dan banyak orang yang hancur mencoba.

Lalu ada "more room to run" - pada dasarnya trader mengatakan bahwa potensi kenaikan belum selesai. Atau "taking profits," yang hanya cara mewah untuk mengatakan kamu menjual sesuatu dan mendapatkan uang. Kamu juga akan mendengar "green shoots," yang merujuk pada tanda awal pemulihan ekonomi. Ini adalah istilah yang optimis.

Tapi di sinilah suasananya menjadi lebih gelap. "Dead cat bounce" adalah sesuatu yang sering saya lihat di pasar bearish. Sebuah saham jatuh tajam, lalu sedikit memantul - terlihat seperti pemulihan, kan? Tidak. Dead cat bounce adalah jebakan. Pemulihan kecil itu singkat, dan harga terus turun. Sangat brutal untuk disaksikan, dan bahkan lebih buruk jika kamu terjebak di dalamnya.

Begitu juga, "catch a falling knife" menggambarkan bahaya membeli saham yang sedang jatuh bebas. Kamu pikir kamu mendapatkan diskon, tapi akan ada lebih banyak rasa sakit yang datang. Saya pasti pernah melakukan kesalahan itu sebelumnya.

Ketika situasinya benar-benar buruk, kamu mendengar tentang "rush for the exits" - penjualan panik yang membuat semuanya menjadi lebih buruk. Atau pasar yang "frothy," yang berarti harga terlalu tinggi dan tidak berkelanjutan. Saat itulah dead cat bounce menjadi semakin berbahaya karena orang-orang sangat putus asa untuk keluar.

Beberapa istilah memang membingungkan. "Don't fight the Fed" berarti menerima kebijakan Federal Reserve daripada bertaruh melawannya. "Buy the rumor, sell the news" adalah hal trader harian - permainan jangka pendek seputar pengumuman. "Shoot first, ask questions later" menggambarkan penjualan panik tanpa benar-benar memikirkannya.

Lalu ada sudut pandang optimis terhadap berita buruk. "Pullback" hanyalah kata sopan untuk penurunan, tapi saat trader menyebutnya "healthy pullback," mereka mengatakan itu normal dan baik. "Wall of worry" menunjukkan bahwa meskipun ada banyak berita buruk, saham tetap akan naik. Dan "it's already priced in" adalah apa yang orang katakan saat pasar tidak bereaksi terhadap berita seperti yang mereka harapkan.

Jujur saja, hal utama yang harus diingat adalah pasar tidak bergerak dalam garis lurus. Harga naik, harga turun. Kadang kamu mendapatkan dead cat bounce yang menipu kamu agar berpikir semuanya baik-baik saja. Memahami jargon ini membantu kamu tetap tajam dan menghindari jebakan. Itulah mengapa saya selalu memperhatikan sinyal-sinyal ini - mereka memberi tahu banyak tentang di mana sentimen sebenarnya berada.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan