Belakangan ini memikirkan sebuah pertanyaan: apakah kamu orang yang suka menghabiskan uang atau orang yang suka menabung? Kedua sifat keuangan ini sebenarnya bisa menjelaskan banyak hal.



Saya melihat sebuah pandangan menarik bahwa banyak orang sebenarnya sama sekali tidak sadar jenis apa mereka. Ada metode sederhana untuk mengujinya: lihat apakah di rumahmu penuh dengan barang yang tidak pernah digunakan. Jika dengan mengurangi 10 hingga 30% barang kamu merasa lebih nyaman, maka kamu mungkin adalah orang yang suka menghabiskan uang. Orang seperti ini biasanya membeli banyak barang yang tidak perlu, baru menyadari bahwa mereka sebenarnya tidak membutuhkannya setelahnya.

Ada juga indikator yang sangat langsung—bagaimana reaksi kamu saat mendengar kata "anggaran". Orang yang suka menghabiskan uang biasanya akan mengernyitkan dahi, mereka umumnya tahu berapa banyak yang mereka keluarkan, tetapi saat menghitungnya mereka seringkali terkejut. Namun selama itu tidak mengganggu rencana keuangan secara keseluruhan, mereka tetap akan membeli mobil itu atau melakukan renovasi tersebut.

Sebaliknya, orang yang suka menabung sama sekali berbeda. Mereka tidak terlalu menikmati proses mengeluarkan uang, mereka lebih suka melihat uang mereka perlahan terkumpul. Ciri umum dari orang ini adalah: para penabung cenderung sangat menerima pengelolaan anggaran, bahkan merasa bangga karenanya. Mereka akan memprioritaskan menabung untuk diri sendiri, mungkin dana darurat, rekening pensiun, atau cadangan untuk proyek tertentu. Jika ditanya tentang menunda konsumsi, mereka biasanya bisa menerimanya.

Namun ada hal menarik di sini: suka menghabiskan uang tidak selalu buruk, dan suka menabung juga tidak selalu pilihan terbaik. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan. Kebanyakan sifat keuangan seseorang sebenarnya dibentuk oleh latar belakang pertumbuhan mereka, pengalaman krisis yang pernah dialami, sifat pekerjaan, bahkan apakah ada orang yang bergantung secara finansial pada mereka.

Jadi setelah mengetahui jenis apa kamu, yang benar-benar penting adalah merenungkan: apa pandanganmu tentang uang? Cerita apa yang kamu ceritakan tentang menghabiskan dan menabung? Lalu tanyakan pada dirimu sendiri, apakah pandangan itu masih relevan dalam kehidupanmu hari ini? Misalnya, ada orang yang sejak kecil diajari "menghabiskan uang itu boros", tetapi sebenarnya pandangan yang lebih sehat mungkin adalah "jika aku mampu membayar, tidak masalah mengeluarkan uang" atau "aku akan mengeluarkan uang untuk kebutuhan, dan lebih berhati-hati untuk barang yang diinginkan". Dengan begitu, kebiasaan menghabiskan atau menabungmu benar-benar bisa melayani kamu, bukan malah terikat oleh kebiasaan tersebut.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan