Para investor yang baru memperhatikan sektor AI pasti merasakan hal yang sama, sektor ini saat ini benar-benar agak membingungkan. Di satu sisi, perusahaan chip seperti Micron melonjak dengan pesat, naik 348% dalam 12 bulan, di sisi lain, saham perusahaan besar seperti Oracle dan Microsoft justru turun cukup banyak. Bahkan Nvidia, pemimpin mutlak dalam chip AI, tidak luput dari koreksi, turun 8% dari posisi tertingginya.



Inilah sebabnya banyak orang sekarang merasa sangat bingung saat memilih saham AI. Performa satu perusahaan sangat sulit diprediksi, terutama dalam industri yang berkembang pesat seperti AI. Kamu sama sekali tidak bisa mengikuti setiap perubahan secara real-time, apalagi menilai secara akurat mana yang akan terus naik dan mana yang akan terus turun.

Ada satu solusi yang baru-baru ini saya lihat, yaitu langsung membeli ETF AI daripada fokus pada satu saham tertentu. Misalnya, produk iShares Future AI and Tech ETF ini, yang mencakup 49 saham unggulan dari berbagai bagian rantai industri AI. Mulai dari penyedia chip, penyedia infrastruktur pusat data, pengembang perangkat lunak AI, hingga penyedia layanan AI, hampir mencakup seluruh ekosistem AI. Selain itu, ETF ini memiliki izin investasi global, sehingga bisa berinvestasi di saham AS maupun saham internasional.

Saya melihat daftar 10 posisi terbesar dari ETF AI ini, distribusi bobotnya cukup seimbang. Micron memiliki porsi terbesar, 7,61%, karena chip memori bandwidth tinggi-nya sangat penting untuk pusat data. TSMC 5,51%, Nvidia 4,63%, AMD 3,98%, dan juga ada Broadcom yang merupakan perancang chip khusus. Di sisi perangkat lunak, ada pemain seperti Microsoft, Palantir, Snowflake. Dari chip hingga perangkat lunak, dari hardware hingga layanan, satu ETF bisa mengcover semuanya.

Dari segi biaya juga cukup menarik, biaya pengelolaan 0,47%, jika dihitung untuk investasi 10.000 yuan, biaya tahunan sekitar 47 yuan. Meskipun lebih mahal dari dana indeks pasif yang mengikuti S&P 500, tetapi dengan menghemat waktu dan tenaga dalam memilih saham sendiri, ini tetap layak.

Dari segi imbal hasil, ETF AI ini dalam 12 bulan terakhir memberikan keuntungan sebesar 28,5%, hampir dua kali lipat performa S&P 500 selama periode yang sama. Tapi ada satu hal yang perlu diperhatikan, meskipun dana ini didirikan sejak 2018, baru pada Agustus 2024 benar-benar melakukan restrukturisasi dan fokus pada investasi murni AI. Jadi, catatan kinerja saat ini belum tentu mencerminkan performa di masa depan.

Secara keseluruhan, jika kamu percaya pada prospek jangka panjang industri AI tetapi tidak ingin repot memilih saham satu per satu, ETF AI semacam ini memang pilihan yang bagus. Hanya saja, jangan menaruh semua telur di satu keranjang, jadikan ini bagian dari portofolio investasi secara keseluruhan. Selama industri AI terus berkembang secara stabil, arah ini seharusnya akan menunjukkan performa yang baik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan