Tsingshan berusaha membawa aluminium Indonesia ke dalam sistem LME, menandai langkah lain dalam ambisi Indonesia untuk meningkatkan posisinya di pasar logam dasar global


📌 Grup Holding Tsingshan telah mengajukan permohonan agar aluminium dari usaha patungan Hua Chin Aluminium Indonesia-nya diterima sebagai bahan yang dapat dikirimkan di LME. Jika disetujui, ini akan menjadi merek aluminium premium kedua Indonesia di sistem LME setelah Inalum.
🔎 Poin utama adalah skala produksi proyek sekitar 480.000 ton per tahun di Sulawesi, pada saat Indonesia berusaha memperluas rantai nilai logamnya alih-alih bergantung terutama pada ekspor bahan mentah. Bagi Tsingshan, ini juga merupakan perluasan alami setelah membangun posisi nikel yang kuat di Indonesia.
💡 Penerimaan di LME tidak hanya akan memperkuat merek tersebut, tetapi juga membantu aluminium Indonesia lebih mudah berpartisipasi dalam penetapan harga internasional, perdagangan, lindung nilai, dan sistem pengiriman. Ini dapat meningkatkan akses ke pelanggan utama di Eropa, AS, dan pasar yang membutuhkan pasokan standar.
⚠️ Di sisi lain, pasokan biaya rendah dari Indonesia dapat menimbulkan kekhawatiran kelebihan pasokan jangka menengah jika lebih banyak proyek aluminium segera beroperasi. Ini mungkin tidak langsung menekan harga LME, tetapi akan membuat pasar lebih memperhatikan perluasan kapasitas di wilayah tersebut.
✅ Secara keseluruhan, ini positif untuk posisi logam industri Indonesia dan strategi global Tsingshan. Untuk pasar aluminium, isu utama bukan hanya apakah LME menyetujui aplikasi tersebut, tetapi juga seberapa jauh Indonesia dapat menjadi pusat pasokan logam dasar yang baru.
#AluminiumMarket
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan